Cegah Corona, Persewar Gelar Latihan Tertutup

by -9 Views

Pemain Persewar Waropen, Papua melakukan latihan tertutup, Selasa (24/3), di tengah jeda ketidakpastian jadwal kompetisi Liga 2 untuk menjaga kebugaran pemain dalam usaha mencegah penyebaran virus corona.
Masa karantina, dan setelah libur yang diberikan manajemen selama tiga hari membuat pemain harus tetap menjaga kebugaran fisik melalui latihan.

Latihan pemain Persewar tidak hanya diikuti segelintir orang. Setidaknya ada kurang lebih 25-30 orang yang berada di lokasi penginapan. Untuk menjaga jarak antar pemain (social distancing) bukan perkara mudah dalam pelaksanaan di antara pemain. Terlebih saat latihan.

Kiat-kiat antisipasi pun dianjurkan untuk terus menjaga kebersihan sebelum dan sesudah latihan, dan bagi pemain yang dirasa kurang fit, untuk sementara waktu tidak mengikuti latihan oleh pelatih.

“Pemain melakukan jogging bersama. Keluar penginapan juga akan menjadi masalah dan perhatian bagi publik, makanya kita cukup lakukan latihan di dalam lokasi penginapan saja, walau ruang gerak memang sangat terbatas,” kata asisten pelatih 1 Persewar Raymond Aiboy dalam keterangan tertulis media officer di Biak, Selasa.

Ia mengatakan, latihan di dalam lokasi penginapan Persewar Waropen menjadi pilihan terakhir walau ruang gerak akan sangat terbatas. Tapi, untuk menjaga performa pemain, dan target di putaran pertama Liga 2 2020 nanti, lanjutnya, kebugaran pemain mutlak menjadi hal yang harus diperhatikan.

“Terlebih saat ini pemain-pemain Persewar didominasi oleh pemain-pemain muda, yang baru akan merumput dan merasakan atmosfir Liga 2. Semangat bermain menjadi satu potensi yang harus dipertahankan, jangan sampai mental dan semangat itu jatuh, karena tertundanya kompetisi,” kata asisten pelatih Persewar itu.

Selain menjaga jarak, dan juga kebersihan tempat tinggal, menurut Raymond, para pemain Persewar selama masa karantina menunggu kompetisi digulirkan kembali, Tim Mutiara Bakau ini juga diwajibkan melakukan latihan secara mandiri.