Home > Berita Liga Jerman > Bayern München > Bayern Munchen Hadirkan Cyber-Training Untuk Metode WFH Pemain

Bayern Munchen Hadirkan Cyber-Training Untuk Metode WFH Pemain

Bukan cuma bermain-main tisu toilet dan bercengkerama dengan keluarga, awak Bayern Muenchen menjalani masa karantina dengan program latihan dan monitoring ketat. Staf kepelatihan Bayern Muenchen menuntut anggota timnya tetap berada dalam titik kebugaran maksimal di tengah masa isolasi selama penyebaran virus corona.

Jadi, tidak ada namanya rebahan doang, main Tiktok, atau berleha-leha saja di rumah bagi para pemain Bayern saat kompetisi dibekukan sementara. Aslinya “karyawan” bagi klub, Robert Lewandowski dkk juga menjalani agenda WFH (work form home) dalam program Cyber-Training yang diinstruksikan pelatih Hans-Dieter Flick berserta stafnya.

Program daring yang mutakhir ini dilakukan secara sangat terstruktur. Pakai embel-embel siber, dalam program ini para pemain menjalani latihan kolektif melalui instruksi via tablet. Latihan itu berupa materi berbagai sesi yang berlangsung selama 75 atau 90 menit.

Setiap pemain dilengkapi jam tangan pintar yang mengirim semua data hasil latihan itu langsung ke markas Bayern di Sabener Strasse. Klub juga mengirim sepeda latihan ergometer kepada setiap pemain, sembari Flick rutin melakukan briefing kelompok lewat panggilan video.

“Semua orang termotivasi dan bekerja sangat baik. Sungguh penting kami tetap terhubung satu sama lain setiap hari,” kata Hansi Flick, dikutip dari situs klub.

“Basisnya, kami akan menggilir antara sesi ketahanan dasar dan latihan dengan intensitas tinggi, plus kekuatan tubuh.”

“Semua pemain bisa melihat pelatih di tablet masing-masing, jadi mereka bisa melakukan semua sesi yang kami salurkan dari Sabener Strasse,” kata sang pelatih.

Walau berada di rumah masing-masing, kondisi fisik pemain Bayern tetap berada dalam pantauan ketat tim kebugaran. Tim ini juga termasuk mengontrol pemulihan pemain yang terkendala cedera.

“Para pemain dibekali alat perekam kondisi mereka. Artinya, kami mendapatkan semua data relevan dari setiap pemain, misalnya detak jantung, dalam monitor kami di Sabener Strasse,” kata Holger Broich, kepala staf pelatih kebugaran klub.

Flick butuh semua pemain berada dalam kondisi siap tempur karena belum diketahui pasti kapan kompetisi Liga Jerman dimulai kembali. Bayern Muenchen memuncaki klasemen Bundesliga sampai pekan ke-25.

x

Check Also

MU Disarankan Pertahankan Solskjaer Sebagai Pelatih

Mauricio Pochettino didepak dari kursi pelatih Tottenhan Hotspur pada November 2019. Sosok Mauricio Pochettino merupakan ...