Home > Berita Bola > Simak Sejumlah Data dan Fakta Jelang Duel SPAL vs Juventus

Simak Sejumlah Data dan Fakta Jelang Duel SPAL vs Juventus

Juventus akan berkunjung ke markas SPAL di giornata 25 Serie A 2019/20. Bermain di Stadio Paolo Mazza, Minggu (23/2/2020) pukul 00.00 WIB, I Biancazzurri yang berada di dasar klasemen akan menguji sang pemuncak, I Bianconeri.

Mengoleksi 57 poin dari 24 pertandingan, Juventus yang tidak konsisten di lima pertandingan terakhir ditempel ketat oleh Lazio dengan hanya beda satu angka. Belum lagi Inter Milan di posisi ketiga, hanya kalah tiga poin dari Si Nyonya Tua.

Karena itu, kemenangan akan jadi hasil yang paling diinginkan tim arahan Maurizio Sarri, demi bisa memperlebar jarak dengan para pesaing. Adapun ujiannya, Sami Khedira dan Miralem Pjanic masih diragukan tampil, sedangkan Gonzalo Higuain masih harus menepi.

Sementara SPAL sekarang menempati posisi juru kunci dengan baru mengemas 15 poin. Torehan klub berjuluk Spallini itu bahkan nyaris hanya seperempat dari yang dikumpulkan oleh tim tamu, dengan total gol yang juga hampir tiga kali lebih sedikit.

Walau begitu, bukan berarti SPAL tidak bisa mengejutkan tim tamu. Pasalnya, Juventus terkenal sering kesulitan menghadapi tim papan bawah, sempat imbang dengan Lecce, Sassuolo, dan Fiorentina.

Jelang pertandingan SPAL menghadapi Juventus di giornata 25 Serie A 2019/20, berikut tiga fakta menarik yang bisa disimak terlebih dahulu.

1.Rekor pertemuan Juventus dan SPAL

Akan berkunjung ke markas SPAL, Juventus tercatat menang tiga kali di . . . . . . lima pertemuan terakhir. Adapun di perjumpaan termutakhir, Si Nyonya Tua menang 2-0 atas SPAL. Sementara SPAL, sejak memasuki abad ke-21, mereka tidak pernah kalah dari Juventus di pertandingan kandang dengan masing-masing menang dan imbang sekali.

2. Tim mengalahkan lawan dengan selisih minimal 41 poin

Terakhir kali tim di Serie A mengalahkan lawan dengan selisih minimal 41 poin adalah SPAL melawan Juventus pada April 2019 lalu. Saat itu, Spal menang 2-1 berkat gol Kevin Bonifazi dan Sergio Floccari, sementara Moise Kean jadi pencetak satu-satunya gol buat Juventus.

3. Pertemuan pemuncak dan juru kunci

Sementara di lima pertemuan terakhir di pembukaan pekan, tim peringkat satu selalu bisa mengalahkan klub paling buncit. Terakhir pemuncak kalah dari juru kunci yaitu Mei 2016. Saat itu, Juventus takluk dengan skor 2-1 dari Verona. Adapun gol Luca Toni dan Federico Viviani hanya bisa dibalas sekali lewat Paulo Dybala.

x

Check Also

Kontrak Asnawi Mangkualam Diperpanjang, Ansan Greeners Kebanjiran Sponsor

Jakarta – Bergabungnya pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, bersama Ansan Greeners ternyata membawa dampak positif ...