Home > Berita Bola > Pendapat Presiden Liga Spanyol Soal Hukuman Untuk Manchester City

Pendapat Presiden Liga Spanyol Soal Hukuman Untuk Manchester City

Manchester City resmi dijatuhi hukuman oleh UEFA setelah terbukti melanggar regulasi Financial Fair Play (FFP). The Citizens dilarang tampil di Liga Champions selama dua musim, serta harus membayar denda sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp 445 miliar. Hal ini membuat presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, ikut mengungkapkan pendapatnya terkait kasus itu melalui unggahan di twitter.

“UEFA akhirnya mengambil tindakan tegas. Menegakan aturan main finansial yang adil dan menghukum pelanggaran finansial sangat penting untuk kelanjutan masa depan sepak bola,” katanya melalui akun twitter pribadinya.

Tebas merasa bahwa tindakan yang dilakukan lembaga tertinggi sepak bola Eropa sudah tepat dan dirinya berikan pujian atas sikap tegas UEFA.

“Selama bertahun-tahun kami sudah menyerukan tindakan keras yang dilakukan oleh Manchester City dan Paris Saint-Germain. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” katanya.

Keputusan itu dikeluarkan oleh . . . . . . Adjudicatory Chamber of the Club Financial Control Body (CFCB) atau Badan Pengendali Keuangan Klub UEFA. Man City dinyatakan bersalah karena terbukti “menggelembungkan pemasukan sponsor di dalam neraca keuangan mereka dan informasi titik impas yang diserahkan ke UEFA antara 2012 dan 2016.”

Sampai saat ini, pihak dari Man City sudah melakukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dan menunggu keluarnya hasil keputusan itu.

x

Check Also

Laos Kini Punya Pelatih Baru Asal Jerman

Jakarta – Setelah gagal di ajang Piala AFF 2020, Laos langsung memecat pelatih lama V. ...