Home > Berita Bola > Persebaya Permak Bhayangkara FC Dengan Skor 4-0

Persebaya Permak Bhayangkara FC Dengan Skor 4-0

Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan atas tamunya, Bhayangkara FC dengan skor 4-0 dalam pertandingan lanjutan Liga 1 2019 di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (8/12) sore. Walau tidak didukung langsung oleh Bonek yang masih dalam masa hukuman, tim Bajul Ijo mencetak satu gol melalui Aryn Williams ditambah brace yang diciptakan David Da Silva serta satu gol tambahan melalui gol bunuh diri I Putu Gede.

Persebaya Surabaya langsung tancap gas begitu peluit dibunyikan. Peluang pertama diciptakan oleh Muhammad Hidayat yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi arah bola masih melambung. Pertandingan baru berjalan enam menit, kiper Bhayangkara Wahyu Tri Nugroho harus ditarik keluar karena mengalami cedera dan digantikan oleh Awan Setho Raharjo.

Tim tuan rumah hampir unggul cepat, Diogo Campos memberikan umpan silang yang disambar dengan sontekan oleh Aryn Williams, tapi arah bola masih tipis disisi kanan gawang Bhayangkara. Giliran Bhayangkara yang melancarkan serangan. Bruno Matos mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi arahnya masih melebar dari gawang Miswar Saputra. Menit 25, Persebaya bisa unggul lebih dulu dari Bhayangkara.

David Da Silva menggiring bola kemudian memberikan umpan ke depan kotak penalti yang langsung disambar tendangan keras Aryn Williams yang gagal dijangkau oleh Awan Setho. Peluang terbaik didapatkan Bhayangkara pada menit ke-36 . Tendangan Arif Setiawan dari luar kotak penalti masih bisa ditepis dengan baik oleh Miswar Saputra.

Sebuah serangan balik cepat dari Persebaya. Elisna Basna memberikan umpan lambung pada Aryn Williams di sisi kanan yang kemudian melepaskan umpan silang, tapi bola masih bisa dihalau lini pertahanan Bhayangkara. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit turun minum. Diawal babak kedua, Bhayangkara langsung membahayakan gawang Persebaya Surabaya. Ichsan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi bola hanya menerpa jaring sisi gawang.

Persebaya mencoba membangun kembali serangan melalui Diogo Campos yang melepaskan umpan lambung ke dalam kotak penalti Bhayangkara. Tapi bola lebih dulu ditangkap dengan baik oleh Awan Setho. Bhayangkara mempunyai peluang untuk . . . . . . menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas yang dilepaskan oleh Anderson Salles. Tapi arah tendangannya masih melebar dari gawang Miswar Saputra.

Persebaya berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui gol yang dicetak oleh David Da Silva. Irfan Jaya dari sisi kiri melepaskan umpan silang mendatar yang langsung disambut dengan sontekan Da Silva yang gagal diantisipasi oleh lini pertahanan Bhayangkara. Bhayangkara mencoba merespon gol Persebaya. Anderson Salles dengan tandukannya berusaha menaklukkan Miswar Saputra, tapi kiper Persebaya itu dengan sigap berhasil menangkap bola.

Tim tuan rumah kembali mengubah papan skor menjadi 3-0. David Da Silva menggiring bola dari lini tengah melewati hadangan pemain bertahan Bhayangkara kemudian dengan tendangannya menaklukkan Awan Setho. Alih-alih memperkecil ketinggalan, Bhayangkara malah semakin terbenam setelah I Putu Gede melakukan gol bunuh diri. Irfan Jaya melepaskan umpan silang, Putu bermaksud menghalau umpan itu tapi bola mengarah ke dalam gawangnya sendiri.

Peluang emas didapatkan kembali oleh Persebaya. Memanfaatkan halauan tidak sempurna lini pertahanan Bhayangkara, David Da Silva melepaskan tendangan voli yang sangat keras tapi bola masih bisa ditepis oleh Awan Setho. Walau sudah unggul besar, Persebaya tidak mengendurkan serangan mereka. Tim asuhan Aji Santoso itu terus memberikan tekanan ke pertahanan Bhayangkara di akhir pertandingan. Tapi, skor 4-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.

Susunan Pemain:

PERSEBAYA: Miswar Saputra, Mokhamad Syaifuddin, Novan Setya, Otavio Dutra, Ruben Sanadi, Aryn Williams, Elisa Basna, Muhammad Hidayat, Rendi Irawan, David Da Silva, Diogo Campos.

BHAYANGKARA: Wahyu Tri, Anderson Salles, I Putu Gede, Adam Alis, Arif Setiawan, Bruno Matos, Dendi Sulistyawan, Muhamad Hargianto, T.M Ichsan, Alsan Sanda, Herman Dzumafo.

x

Check Also

Kangen Nih! Lionel Messi Beri Pujian Dan Cerita Momen Bersaing Bersama Cristiano Ronaldo

Jakarta – Selama ini publik sangat ingat dengan rivalitas Lionel Messi dengan Cristiano Ronaldo saat ...