Home > Berita Liga Indonesia > Pelatih Persija Tanggapi Membludaknya Penonton Saat Lawan Badak Lampung

Pelatih Persija Tanggapi Membludaknya Penonton Saat Lawan Badak Lampung

Jakarta – Juru racik Persija Jakarta, Edson Tavares, bereaksi soal membeludaknya penonton saat menghadapi Perseru Badak Lampung FC dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (08/12/2019) malam WIB.

Pelatih Persija Tanggapi Membludaknya Penonton Saat Lawan Badak Lampung

Pertandingan tersebut memang sempat dihentikan wasit pada menit ke-18, setelah adanya sejumlah pendukung Persija yang memang melakukan awayday, memanjat pagar tribun untuk ke pinggir lapangan karena sudah berdesak-desakan di tribun. Bahkan, terlihat di tayangan langsung televisi, ada salah satu penonton yang harus dibawa oleh tim medis untuk mendapatkan perawatan.

Hal ini sangat disesalkan oleh Tavares. Sang arsitek tim lalu mempertanyakan bagaimana pengelolaan tiket yang dilakukan panitia pelaksana pertandingan klub tuan rumah.

“Saya bahagia karena ada orang yang datang mendukung tim kami. Tapi ada sesuatu yang salah. Seperti kalian tahu, kapasitas stadion mungkin sekitar 20 ribu penonton, tapi bagaimana bisa klub tuan rumah menjual tiket untuk 40 ribu penonton? Saya tidak pernah melihat hal seperti ini,” ucap Tavares.

Selain itu sosok asal Brasil tersebut juga menyinggung kelemahan timnya sehingga kebobolan dua gol dari Badak . . . . . . Lampung. Di partai itu, Persija menyerah dengan skor 2-0, lewat gol yang dilesakkan Arthur Bonai pada menit ke-54 dan Antony Golec (64′). Semuanya lewat proses bola set-piece.

Kami kalah dalam dua pertandingan dan kebobolan lima gol. Kami sebenarnya tidak bermain buruk, dan kami sudah berusaha terus. Namun kami kemasukkan lewat tendangan sudut. Dari tiga kali tendangan sudut yang didapatkan Badak Lampung, dua di antaranya menjadi gol,” jelas Tavares.

Hal yang sama juga disampaikan gelandang Persija, Rachmat Hidayat. “Sama seperti yang pelatih bilang, kami sudah main lumayan bagus di menit-menit awal. Namun kami kehilangan konsentrasi saat bola mati dan kebobolan dua gol dari corner (tendangan sudut),” ujar Rachmat. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Seri 3 BRI Liga 1 2021/22 Batal Digelar di Jawa Timur

Jakarta – PT Liga Indonesa Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia memastikan ...