Home > Berita Liga Inggris > Arsenal > Granit Xhaka Lanjutkan Karir Ke Bundesliga Jerman ?

Granit Xhaka Lanjutkan Karir Ke Bundesliga Jerman ?

Mantan kapten Arsenal, Granit Xhaka, diberitakan sudah memantapkan hati untuk pergi dari Stadion Emirates dan disinyalir Bundesliga Liga Jerman menjadi tujuannya. Granit Xhaka seolah menghilang ditelan bumi sejak friksi dengan pendukung Arsenal dalam pertandingan melawan Crystal Palace pada Oktober lalu.

Buntut dari friksi dengan pendukung Arsenal, ban kapten di lengan Granit Xhaka pun dicopot. Setelah kejadian itu, Granit Xhaka hanya bermain dalam tiga pertandingan di Liga Inggris.

Pemain bertahan asal Swiss itu pun sekarang diambang pintu keluar dari Stadion Emirates pada bursa transfer Januari 2020 mendatang. Xhaka sudah memberi tahu rekan setimnya bahwa dirinya berniat pergi secepatnya. Klub Bundesliga, Hertha Berlin, diberitakan menjadikan Xhaka sebagai prioritas utama mereka pada jendela transfer musim dingin mendatang.

Hertha Berlin yang sekarang dilatih oleh mantan pelatih timnas Jerman, Juergen Klinsmann, ingin mendaratkan pemain 27 tahun itu untuk menambah kedalaman tim di lini tengah.

Masa depan yang belum jelas di Arsenal walau Mikel Arteta sekarang menjadi pelatih baru dinilai tidak akan banyak mengubah keputusan . . . . . . Xhaka untuk pergi. Laporan Bild turut menyebut bahwa Xhaka bisa kembali ke Liga Jerman jika ditebus senilai 38 juta pounds atau sekitar Rp 689 miliar. Kontrak pemain kelahiran Basel itu sejatinya masih berlaku sampai musim panas 2023 mendatang.

Jika kembali ke Bundesliga, Xhaka tidak akan susah untuk beradaptasi mengingat empat tahun ia menghabiskan kariernya bersama Borussia Moenchengladbach. Di Moenchengladbach, Xhaka sudah tampil sebanyak 140 pertandingan di semua kompetisi dengan mencetak sembilan gol dan delapan assist. Arsenal pun dinilai terbuka soal transfer Xhaka dan sudah mengidentifikasi Jerman sebagai pasar potensial.

x

Check Also

Persyaratan Sudah Mulai Diselesaikan, Diharapkan Sanksi WADA Bisa Segera Dicabut

Jakarta – Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) sedang bekerja keras untuk menyelesaikan satu per satu permasalahan ...