Home > Berita Liga Spanyol > Atlético Madrid > Atletico Madrid Punya Masalah Serius di Lini Pertahanan

Atletico Madrid Punya Masalah Serius di Lini Pertahanan

Kekalahan 0-1 dari Barcelona pada pekan ke-15 Liga Spanyol, Minggu (1/12/2019) di Stadion Wanda Metropolitano, membuat Atletico Madrid terpuruk ke posisi 6 klasemen. Yang lebih gawat, hasil itu mengonfirmasi bahwa ada masalah serius di pertahanan Atletico Madrid.

Gawang tim asuhan Diego Simeone sekarang selalu kebobolan dalam 7 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Selama periode itu, berturut-turut Atleti ditahan Alaves dan Sevilla 1-1, menang 3-1 atas Espanyol, seri lagi 1-1 melawan Granada, dan kalah 0-1 dari Barcelona di Liga Spanyol.

Di Liga Champions, Atletico Madrid kalah dua kali beruntun dari Bayer Leverkusen 1-2 dan Juventus 0-1. Terakhir kali Atletico Madrid mendapatkan hasil clean sheet adalah saat menang 2-0 atas Athletic Bilbao pada pekan ke-10 Liga Spanyol, 26 Oktober 2019.

Catatan selalu kebobolan dalam tujuh pertandingan terakhir adalah performa terburuk Atletico Madrid sejak dilatih Diego Simeone. Karena selalu kebobolan itu, Atletico Madrid sekarang kelihatan seperti bukan Atletico Madrid.

Los Rojiblancos besutan Simeone dikenal memiliki pertahanan yang sangat tangguh. Kombinasi kiper Jan Oblak dan barisan bek jempolan membuat Atletico Madrid seringkali cukup hanya perlu mencetak 1 gol untuk meraih kemenangan.

Sejak dilatih Diego Simeone pada Desember 2011, Atletico sudah melalui 428 pertandingan di semua ajang. . . . . . . Dari 428 laga itu, 76 (18%) dimenangi Los Rojiblancos dengan skor 1-0. Dalam 7 pertandingan terakhir, 4 kali Atletico hanya mencetak 1 gol dan tidak sekali pun mereka menang.

Eksodus pemain-pemain berpengalaman Atletico Madrid pada bursa transfer musim lalu terbukti berpengaruh pada performa lini belakang tim. Tanpa Diego Godin, Filipe Luis, dan Juanfran, apalagi Jose Gimenez dan Stefan Savic juga dirundung cedera, pertahanan Atleti tidak sekuat biasanya. Kieran Trippier, Felipe Monteiro, Mario Hermoso, dan Renan Lodi adalah pemain-pemain baru yang menurut Simeone masih dalam tahap transisi dan adaptasi.

“Kita harus tetap sabar dan menyadari klub ini berada dalam tahun transisi,” kata Simeone.

“Kita harus memahami perubahan besar yang dialami tim ini. Kami butuh waktu untuk berkembang,” kata Simeone lagi.

x

Check Also

Direktur Marca Langsung Terbang Ke Paris Untuk Serahkan Trofi Pichichi Ke Lionel Messi

Jakarta – Pada Senin (29/11), Lionel Messi menerima trofi Pichichi kedelapan dari Direktur Marca Juan ...