Home > Berita Bola > Yaya Sanogo Menolak Label Sebagai Pemain Fenomena

Yaya Sanogo Menolak Label Sebagai Pemain Fenomena

London – Eks punggawa Arsenal Yaya Sanogo tak membantah jika dirinya “bukan seorang fenomena”.

Yaya Sanogo Menolak Label Sebagai Pemain Fenomena

Sanogo digaet oleh Arsenal pada 2013 silam setelah mencuri perhatian Arsene Wenger saat bermain untuk Auxerre di Ligue 2. Waktu itu, dia telah membangun reputasi sebagai bakat muda menjanjikan di negara asalnya dan tampil gemilang untuk timnas junior Prancis.

Sanogo sempat menunjukkan talentanya di musim debut bersama The Gunners, walau gagal mempersembahkan gol, ia mengemas 14 penampilan di semua kompetisi dan memberi peran penting saat dimasukkan sebagai pengganti dalam kemenangan kontra Hull City di final Piala FA.

Adapun ketidakmampuannya mempersembahkan gol yang kemudian memaksanya tersisih dan itu diperparah dengan rentetan cedera yang dialami, hingga kemudian ia menjalani peminjaman ke Crystal Palace dan Ajax.

Kepada France Football, Sanogo menyebut periode pinjamannya itu tidak berjalan mulus dan itu menghancurkan peluangnya di Arsenal. “Saya meminta dia [Wenger] untuk meminjamkan saya,” ujarnya mengenai transfer pinjaman ke Palace pada 2015. “Dia bilang [saya bisa pergi] tak lama lagi, namun saya kira dia kecewa. Dia menerima itu dengan berat hati. Yang terjadi waktu itu adalah ‘oke’, tapi dia tidak senang.”

“Saya sejatinya ingin pergi secara pinjaman. Itu bukan karena saya ingin hengkang, namun saya ingin lebih banyak bermain, dan saya kurang sabar. Saya lantas pergi ke klub antah berantah di mana saya tidak tahu apakah pelatih tim tersebut menginginkan saya. Itulah yang sama temui saat dipinjamkan. Saya tidak menangani situasi dengan baik.

Padahal dia . . . . . . [Wenger] bilang kepada saya untuk tidak pergi dengan jalan pinjaman. Namun, Anda tahu, ketika Anda 20 atau 21 tahun… Anda tidak tahu itu, yang Anda inginkan hanya bermain. Anda tidak tahu bagaimana dunia sepakbola ini bekerja waktu itu. Anda belum punya kodenya, jadi, yang terjadi seperti itu.

Dan kemudian terjadi rentetan cedera. Ketika Anda pergi ke sana secara pinjaman, mereka tidak memperlakukanmu dengan sama. Dan Anda tidak dianggap bagus ketika diberi kesempatan.”

Sanogo kini memperkuat Toulouse di Ligue 1, dengan mendonasikan tiga gol dari delapan aksinya musim ini. Di usianya yang hampir 27, dia mengingat kembali predikat pemain masa depan timnas Prancis saat masih muda dahulu.

Sejujurnya, media yang membuatnya,” kata Sanogo. “Saya tidak memilih itu. Saya tidak bilang kepada mereka untuk menulis nama saya. Saya tidak meminta apa pun. Saya memang dengar, dan saya melihat beberapa hal. Namun saya bilang kepada diri sendiri bahwa saya tidak punya kuasa. Anda tidak bisa mengontrol itu.

Bagi saya, saya dahulu bukan fenomena, saya hanya melakukan pekerjaan saya.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Jadi Rebutan Klub Raksasa Eropa, Wonderkid Brasil Kembali Cetak Gol Sensasional

Jakarta – Wonderkid asal Brasil yang masih berusia 15 tahun, Endrick Felipe, kembali menarik perhatian ...