Home > Berita Bola > Utang Meningkat, Sinyal MU Alami Masalah Finansial ?

Utang Meningkat, Sinyal MU Alami Masalah Finansial ?

Kinerja Manchester United rupanya tidak hanya memburuk di atas lapangan tetapi juga di luar lapangan. Hal itu terjadi menyusul naiknya utang klub hingga 55 persen. United sekarang punya utang senilai Rp7,018 triliun. Prestasi Manchester United mengalami penurunan dalam beberapa musim terakhir.

United sulit bersaing untuk menjadi juara Premier League pasca berakhirnya rezim Sir Alex Ferguson yang berlangsung lebih dari seperempat abad. Bahkan, mulai kesulitan masuk empat besar klasemen akhir Premier League. Akibatnya, United beberapa kali absen dari Liga Champions. Musim 2019/2020 ini, United hanya bermain di ajang Liga Europa.

Tapi, United sebenarnya tidak kering prestasi. Sepeninggal Sir Alex, United masih sempat meraih beberapa trofi seperti Piala FA dan Piala Liga Inggris. Prestasi terbaik United yaitu juara Liga Europa musim 2016/2017 lalu. Berdasar pada laporan keuangan Manchester United per Senin (18/11/2019) yang lalu, jumlah utang klub naik signifikan dibanding tahun lalu.

Sekarang, Manchester United punya utang hingga 384,5 juta pounds atau Rp7,018 triliun. Jumlah itu naik hingga 55 persen dibanding tahun 2018 lalu. Di tahun itu, utama United hanya 247,2 pounds atau sekitar Rp4,5 triliun. Artinya, ada kenaikan nilai yang hingga Rp2,5 triliun. Naiknya jumlah utang Manchester United sejatinya berbanding terbaik dengan pendapatan klub.

United dilaporkan mengalami kenaikan pendapatan. . . . . . . Walaupun jumlahnya tidak terlalu signifikan. Hingga Senin (18/11/2019), United mencatat pendapatan 135 juta pounds atau Rp2,4 triliun. Jumlah itu naik 400 ribu pounds jika dibanding pada tahun sebelumnya. Kegagalan Manchester United lolos ke Liga Champions berdampak besar pada sisi keuangan klub.

Karena, Setan Merah kehilangan potensi pemasukan dalam jumlah yang besar. Baik itu dari bonus pertandingan, hak siar maupun dari sisi sponsor. Selain itu, kegagalan lolos Liga Champions juga berdampak pada citra klub secara global. Kondisi ini bisa membuat pendapatan Manchester United akan menurun drastis andai kembali gagal lolos ke Liga Champions.

Saat ini Manchester United berada di posisi ke-7 klasemen Premier League pekan ke-12. Peluang United menembus posisi empat besar masih terbuka walau cukup sulit. United masih punya satu cara lain untuk bertanding di Liga Champions yaitu dengan menjadi juara Liga Europa.

x

Check Also

Ini Alasan Sebenarnya Ralf Rangnick Tarik Keluar Ronaldo Saat Kontra Brentford

Manchester – Penyerang Manchester United, Cristiano Ronaldo, memperlihatkan gestur tidak senang setelah pelatih MU, Ralf ...