Home > Berita Bola > Sempat Ditahan, Dua Suporter Indonesia Akhirnya Dibebaskan Pihak Malaysia

Sempat Ditahan, Dua Suporter Indonesia Akhirnya Dibebaskan Pihak Malaysia

Dua suporter Indonesia Rifki Chorudin dan Iyan Prada Wibowo dibebaskan dari tahanan atau lokap Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Kantor Polisi Cheras setelah ditahan pada pertandingan Malaysia melawan Indonesia dalam Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia diStadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (19/11).

Kedua suporter asal Bali itu dibebaskan Minggu (24/11) lalu langsung dibawa ke KBRI oleh Koordinator Fungsi Sosial dan Budaya Agung Cahaya Sumirat dengan didampingi oleh pengacara Muhammad Dwi Harsanto Djamal. Satu orang teman mereka Andreas Setiawan masih ditahan terkait dan menjalani masa “reman” atau masa penahanan sebelum di pengadilan.

Kedatangan dua orang suporter itu disambut oleh Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM) dengan mendatangi mereka di KBRI Kuala Lumpur bersama satu orang suporter dari Bali yang lolos dari penahanan karena lebih dulu masuk ke Stadion Bukit Jalil.

“Alhamdulillah pada sore ini kita berhasil membebaskan dua orang teman kita dari tahanan Kantor Polisi Cheras. Ini merupakan tanggapan yang baik dari Malaysia yang merespon pemerintah Indonesia yang meminta membebaskan warga kita yang ditahan.” kata agung Cahaya Sumirat.

Agung mengatakan selama penahanan KBRI Kuala Lumpur terus melakukan komunikasi untuk memastikan kondisi mereka tetap baik.

“Kalau Mas Andreas masih ditahan karena PDRM masih memerlukan informasi terkait proses penyelidikan. Kami akan terus . . . . . . memantau dan mengunjungi Mas Andreas agar mentalnya tetap terjaga karena keluarnya dua temannya akan mempengaruhi Mas Andreas.” katanya.

Pada saat yang sama, kata Agung, pihaknya harus menghormati aturan hukum Malaysia karena mereka sedang melakukan penyelidikan dan melakukan penahanan selama 14 hari semenjak penangkapan Selasa (19/11).

“Dua orang suporter dilepaskan karena mereka tidak mem-posting di Facebook tapi ada di dekat Mas Andreas.” katanya.

Sementara itu salah satu suporter Iyan Prada Wibowo menyampaikan terima kasih kepada orang tua, istri dan anak-anaknya karena berkat doa mereka akhirnya dirinya bisa dibebaskan.

“Kami terima kasih juga kepada KBRI, suporter Ultras Malaysia dan teman-teman Aliansi Suporter Indonesia Malaysia yang sudah membantu kami selama di penjara. Harapan kami supaya teman kami yang satu lagi bisa cepat dibebaskan karena kami adalah suporter bukan tororis.” katanya.

x

Check Also

Bursa Transfer Musim Dingin : Padat, Singkat Dan Menegangkan!

Jakarta – Sebentar lagi akan digelar bursa transfer musim dingin, pada Januari 2022 mendatang. Bursa ...