Home > Berita Bola > Sarri Tak Puas Dengan Performa Juventus Kontra Torino

Sarri Tak Puas Dengan Performa Juventus Kontra Torino

Maurizio Sarri mengatakan Juventus tidak mungkin bermain cantik dalam kemenangan 1-0 di Derby della Mole melawan Torino di Serie A Italia, Minggu (03/11/19). Juve merebut kembali posisi teratas di klasemen Serie A Italia dari Inter berkat gol tunggal di babak kedua yang disumbangkan pemain bek anyar asal Belanda, Matthijs de Ligt. Itu adalah penampilan yang mengecewakan dari sang juara bertahan, yang sudah menang dalam 10 dari 11 kunjungan terakhir mereka ke Torino. Tapi Maurizio Sarri merasa pertandingan itu sangat sulit.

“Ini adalah pertandingan yang sangat sulit dan jelas Torino akan sangat menguasai permainan sejak awal. Jadi kami ingin mengimbangi mereka dan bisa mencetak gol,” kata Sarri.

Menurutnya, pertandingan melawan Torino adalah pertandingan yang sulit, penuh intensitas, fisik, dan tackling yang tangguh. Walau begitu, dirinya bangga karena tim berhasil menang.

“Ini bukan pertandingan di mana kami bisa bermain cantik. Taktik lawan dan keadaan lapangan semuanya membuat kami bermain tidak seperti biasanya,” tambah Maurizio Sarri.

Aaron Ramsey keluar dari bangku cadangan di babak kedua tapi . . . . . . Sarri mengindikasikan pemain asal Wales itu belum cukup fit untuk bermain dari Starting XI.

“Ramsey cedera selama sebulan, tapi saya belum yakin untuk memainkannya selama 90 menit. Sangat bagus memiliki pemain yang bisa turun dari bangku cadangan dan mengubah keadaan,” tegas Sarri.

Walau Maurizio Sarri tidak puas dengan permainan Juventus, tapi tentunya ia masih tetap merasa lega karena Juventus pertahankan posisi puncak klasemen sementara Serie A Italia 2019-2020 dengan torehan 29 poin dari 11 pertandingan, unggul satu angka atas pesaing terdekat Inter Milan yang menempati urutan kedua dengan torehan 28 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

x

Check Also

Tiga Klub Ini Ternyata Masih Belum Menyerah Ingin Wujudkan Liga Super Eropa (ESL)

Jakarta – Pada musim lalu wacanan mewujudkan Liga Super Eropa (ESL) membuat heboh dunia sepakbola ...