Home > Berita Bola > Liverpool Masih Kesulitan Lawan Napoli

Liverpool Masih Kesulitan Lawan Napoli

Langkah gagah Liverpool di Liga Inggris musim ini tidak begitu tercermin dalam performa mereka di Liga Champions, apalagi di hadapan Napoli. Wakil Italia Selatan itu ibarat nemesis alias rival bebuyutan, yang selalu merepotkan dan tahu titik kelemahan Liverpool untuk dieksplotasi. Dalam matchday 5 Liga Champions Grup E di Anfield, Napoli nyaris memberikan kekalahan lagi buat Liverpool.

Tim asuhan Carlo Ancelotti bikin gol lebih dulu melalui tembakan Dries Mertens yang lepas dari jebakan offside di babak pertama. Liverpool harus menunggu hingga satu jam lebih pertandingan untuk menyamakan kedudukan. Dejan Lovren menjadi penyelamat tidak disangka-sangka bagi The Reds saat tandukannya meneruskan korner James Milner menggetarkan jala Napoli.

Skor 1-1 awet sampai pertandingan berakhir dan Liverpool harus rela menyerahkan satu poin untuk Napoli. Entah kenapa, klub beralias Azzurri (Biru) itu seperti memiliki ramuan spesial yang khusus diracik saat menghadapi Liverpool. Dalam 5 pertemuan terakhir melawan Napoli, pasukan Juergen Klopp hanya kebagian menang sekali. Sisanya, Liverpool imbang satu kali yang terjadi di pertemuan teraktual tadi, plus menelan 3 kekalahan.

Dalam dua pertemuan Liga Champions musim lalu, Si Merah dan Si Biru saling mengalahkan dengan skor 1-0. Pada momen pramusim, Juli 2019, keduanya terlibat pertandingan uji coba di Edinburgh, di mana Napoli meraih kemenangan telak 3-0. Tergabung kembali di fase grup Liga Champions musim ini, Napoli menaklukkan Liverpool 2-0 pada perjumpaan pertama di San Paolo berkat gol-gol Mertens dan Fernando Llorente.

Hasil itu merupakan satu-satunya kekalahan yang dialami Virgil van Dijk cs musim ini, di luar momen saat keok dari Manchester City di Community Shield. . . . . . . Pada duel terakhir pun, Napoli hampir menggoreskan luka lagi untuk Liverpool sebelum lahir gol penyelamat Lovren. Padahal, The Reds begitu perkasa di kancah domestik dengan memuncaki klasemen Liga Inggris berbekal 12 kemenangan dan sekali imbang dari 13 pekan.

Di lain pihak, Napoli sedang kembang kempis di Liga Italia karena keluar dari zona antarklub Eropa dan tidak pernah menang dalam 5 pekan terakhir. Juergen Klopp mengakui Napoli memang punya kekuatan untuk membendung kekuatan pasukannya.

“Saya selalu kesulitan saat menghadapi Napoli. Hal itu karena betapa bagusnya mereka. Carlo (Ancelotti) pria yang cerdas,” kata Klopp.

“Mereka mungkin tidak dalam kondisi terbaiknya saat ini, jadi memakai skema bertahan, mencoba menangkal kekuatan lawan dengan menggunakan skill serangan kilat. Itulah yang mereka lakukan untuk mencetak gol,” katanya.

Akibat hasil imbang ini, Liverpool harus menunda kelolosan ke babak 16 besar Liga Champions hingga pertandingan terakhir di grup. Pada 10 Desember 2019, Mohamed Salah dkk akan bertamu ke markas Red Bull Salzburg, sedangkan Napoli melawan Genk. Dalam klasemen sementara Grup G, Liverpool berada di puncak dengan 10 poin, diikuti oleh Napoli (9) dan Salzburg (7), sedangkan Genk (1) sudah pasti tereliminasi.

x

Check Also

Edouard Mendy Menjadi Kiper Pria Terbaik Dunia Di Ajang The Best FIFA Football Awards 2021

London – Dalam ajang The Best FIFA Football Awards 2021, Edouard Mendy yang merupakan kiper ...