Home > Berita Liga Inggris > Manchester United > Imbang Lawan Sheffield, Solskjaer Akui MU Tampil Buruk

Imbang Lawan Sheffield, Solskjaer Akui MU Tampil Buruk

Manchester – Arsitek tim Manchester United Ole Gunnar Solskjaer tak membantah jika The Red Devils tampil buruk, namun ia senang karena timnya tidak menyerah saat bermain imbang 3-3 melawan Sheffield United di Bramall Lane, Minggu (25/11/2019).

Imbang Lawan Sheffield, Solskjaer Akui MU Tampil Buruk

Permainan United tidak berkembang di paruh pertama. Gawang mereka bobol pada menit ke-19 usai tembakan John Fleck membuahkan hasil.

Solskjaer mengakui dirinya marah di jeda pertandingan, namun mood-nya tidak meningkat saat menyaksikan timnya kembali tertinggal pada menit ke-52 lewat gol Lys Mousset.

Juru racik asal Norwegia itu mulai tersenyum ketika timnya mampu mengemas tiga gol dalam waktu tujuh menit, yakni lewat aksi Brandon Williams, Mason Greenwood, dan Marcus Rashford, masing-masing pada menit ke-72, 77, dan 79.

Kemenangan keenam dalam tujuh laga terakhir Solskjaer buyar usai Oliver McBurnie mencatatkan namanya di papan skor untuk menyamakan kedudukan di pengujung laga.

kendati demikian, Solskjaer yakin para pemainnya bisa mengambil pelajaran yang positif dari pertandingan ini.

“Ini adalah performa yang sangat buruk. Saya teringat ke Everton pada musim lalu–tim itu menyerah dan tim ini tidak. Jadi, ketika kami membalikkan situasi, itu adalah respons yang bagus untuk didapatkan dari para pemain,” ujar Solskjaer usai pertandingan.

Kami bermain buruk di babak pertama. Kami tidak memenangkan tantangan, kami tidak yang pertama meraih bola, kami tidak . . . . . . berpegang pada apa yang kami rencanakan. Saya bisa mengubah semua pemain di jeda pertandingan, kecuali David [De Gea] karena ia menjaga kami.

“Anda tidak melihat mereka menyerah, tapi tahun lalu kami melakukannya. Hari ini, kami tidak menyerah. Meski sebagian besar dari pertandingan ini adalah negatif dan kami kecewa dengan itu, tapi perasaan utamanya adalah positif karena ada karakter untuk tetap di sana dan mengubah situasi.

“Saya marah, kecewa di jeda pertandingan. Saya harus membangunkan mereka. Kami harus melakukannya di babak kedua. Kami kurang tekad di babak pertama dan mereka memilikinya. Anda harus mendapatkan hak untuk memenangkan pertandingan dan kami tidak memiliki hak untuk memenangkan laga setelah 70 menit.”

“Tapi, anak-anak akan mengambil pelajaran dari menit ke-71 hingga 90, atau setiap kali mencetak gol. Anda harus ingat kalau pemain-pemain ini masih muda. Gol pertama memberi mereka keyakinan.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Cristiano Ronaldo Tidak Akan Hengkang Dari Old Trafford Bila MU Finish di Tiga Besar

Manchester – Bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, dikabarkan mulai tidak kerasan bertahan di Manchester United ...