Home > Berita Liga Italia > AC Milan > Pelatih Anyar Milan Belum Mampu Obati Luka Fans

Pelatih Anyar Milan Belum Mampu Obati Luka Fans

Pelatih sepak bola AC Milan, Stefano Pioli, sukses melanjutkan kebiasaan buruk Marco Giampaolo saat mereka tumbang 1-2 dari AS Roma di pertandingan Serie A Liga Italia 2019-2020. Pada pekan ke-9 Serie A Liga Italia musim ini, Senin (28/10/19), AC Milan memang berkunjung ke Stadion Olimpico untuk menghadapi AS Roma, tapi mereka dikalahkan oleh tim tuan rumah dengan skor tipis 1-2. Pada pertandingan itu, AS Roma berhasil mencetak gol terlebih dulu melalui Edin Dzeko pada menit ke-38.

AC Milan menyamakan skor melalui aksi Theo Hernandez pada menit ke-55, tapi Nicolo Zaniolo sukses membobol gawang Gianluigi Donnarumma berselang tiga menit kemudian. Dengan hasil itu, Roma menempati peringkat kelima dengan perolehan 16 poin, sementara AC Milan masih tertahan di peringkat ke-12 (10 poin), berselisih tiga poin saja dari Brescia (7) di zona degradasi Serie A Liga Italia 2019-2020. Pelatih Stefano Pioli menggunakan taktik yang kurang lebih sama dengan ketika diimbangi tim promosi Lecce pekan lalu. Alasan dirinya mempertahankan hal itu adalah permainan mereka sudah memuaskan.

“Saya hanya punya waktu 10 hari untuk bisa mempersiapkan tim. Setelah penampilan yang bagus melawan Lecce, saya memutuskan untuk tidak banyak mengubah formasi maupun taktik yang akan saya turunkan,” kata Pioli.

“Tapi, kami tetap kalah . . . Gabung . . . karena selain kesalahan kami, lini tengah Roma juga penuh pemain,” tandas sosok berusia 54 tahun itu.

Apa yang terjadi dengan Pioli itu hampir sama kasusnya dengan pelatih Milan sebelumnya. Saat itu, Marco Giampaolo mempertahankan taktik, formasi, maupun susunan pemain serupa ketika dikalahkan Torino 1-2 untuk meladeni Fiorentina dan hasilnya malah dibantai dengan skor 1-3 di San Siro. Kali ini, Pioli seolah-olah mempertahankan kesalahan Giampaolo. Dia menggunakan taktik dan pola permainan yang sama ketika mereka ditahan imbang tim gurem seperti Lecce untuk melawan penghuni papan atas sekaliber AS Roma di Stadion Olimpico.

Walau begitu, kompetisi sepak bola Serie A Liga Italia belum berakhir. Berikutnya, AC Milan akan melawan SPAL di San Siro. Sebuah momen yang harus dimanfaatkan Stefano Pioli untuk bisa membangkitkan kejayaan klub sekaligus agar dirinya tidak bernasib seperti Marco Giampaolo.

x

Check Also

Prediksi Lazio vs Marseille,UEFA Legue 2021/22, 21 Oktober 2021

Jakarta – Pada matchday 3 Grup E UEFA  League atau Liga Europa 2021/22, akan mempertemukan ...