Home > Berita Euro > Mantan Bintang MU Kecam Aksi Rasisme di Bulgaria

Mantan Bintang MU Kecam Aksi Rasisme di Bulgaria

Manchester – Eks punggawa Timnas Bulgaria Dimitar Berbatov mengutuk keras aksi suporter negaranya atas insiden rasisme yang dialami para punggawa skuad Inggris di Sofia. Dia bahkan meminta para pelaku rasisme dihukum seumur hidup dari laga sepakbola.

Mantan Bintang MU Kecam Aksi Rasisme di Bulgaria

Raheem Sterling, yang mengemas brace, dan debutan Tyrone Mings termasuk di antara yang menjadi sasaran ejekan sejumlah suporter Bulgaria, dan beberapa dari mereka diusir keluar Stadion Nasional Vasil Levski.

Sejumlah pemain tuan rumah sempat memberi reaksi berbeda terkait insiden tersebut. Penjaga gawang Plamen Iliev menampik adanya tindakan rasis, dengan mengatakan “Saya pikir [pemain Inggris] agak berlebihan.”

Namun, kapten timnas Ivellin Popov menyebut insiden itu “mengerikan”. “Tentu saya merasa malu. Saya tidak ingin seperti ini, ini tidak bagus untuk kami, deferasi dan negara kami,” katanya kepada Telegraph.

“Ini harus dihentikan. Kami main 11 versus 11, tidak peduli warna kulit Anda, itu bukan masalah, kita semua sama, kami semua keluarga besar dalam sepakbola. Hanya jika kita bersama, kami bisa menghentikan hal-hal buruk.”

Berbatov, yang pernah memperkuat Tottenham Hotspur dan Manchester United, mendesak supaya pelaku aksi tersebut mendapat hukuman berat.

“Di setiap negara ada orang jahat, ini kasus yang . . . Gabung . . . terjadi di stadion kami melawan Inggris pekan ini,” tutur eks penyerang ini kepada Betfair.

“Ada orang-orang yang datang hanya untuk memprovokasi; orang-orang ini tidak pantas pergi ke pertandingan dan menonton sepakbola dan bagi saya mereka harus dihukum seumur hidup, tidak hanya di sepakbola tapi semua jenis olahraga.”

“Saya harap pemerintah kami di Bulgaria melakukan tugas mereka dan menghukum mereka seumur hidup, mereka tidak pantas ada di sana dan mereka mempermalukan kami semua.”

“Karena mereka, kita hanya bicara tentang insiden rasisme dan bukan tentang sepakbola, dan seharusnya tidak seperti itu. Saya sangat malu tentang bagaimana orang bisa melakukan ini.”

“Ini juga menjadi masalah di Inggris, Italia dan seluruh dunia, orang ini harus dihukum seumur hidup. Kita harus tetap bersama dan berjuang melawan ini karena ini tidak bisa diterima.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Terkuak Team Talk Roberto Mancini Yang Menjadikan Italia Juara Euro 2020

Beredar video talk team yang dilakukan Roberto Mancini jelang pertandingan final Euro 2020. Mancini tidak ...