Home > Berita Liga Italia > AC Milan > Legenda Klub Anggap Manajemen AC Milan Tak Punya Visi

Legenda Klub Anggap Manajemen AC Milan Tak Punya Visi

Milan – Demetrio Albertini melontarkan kritikan pedas kepada manajemen AC Milan yang menurutnya seperti tidak punya visi dan mendesak mereka agar belajar dari Juventus.

Legenda Klub Anggap Manajemen AC Milan Tak Punya Visi

Rossoneri baru saja mendepak arsitek tim Marco Giampaolo usai mengalami empat kekalahan dalam tujuh partai awal Serie A musim 2019/20 ini, dan menggantinya dengan Stefano Pioli.

Keputusan itu dinilai sebagai akibat kurang baiknya kinerja manajemen tim, dengan Milan selama beberapa tahun terakhir mengalami kesulitan bersaing di empat besar.

“Selalu sulit untuk menilai dari luar, tapi saat Anda memperkerjakan seseorang seperti Giampaolo dan menargetkan jenis sepakbola tertentu, Anda tahu itu akan memakan waktu,” kata mantan gelandang Milan tersebut kepada Tuttosport.

“Sejujurnya, tujuh pertandingan tidak cukup untuk berpikir bahwa keputusan itu membuahkan hasil. Mungkin Milan menemukan diri mereka tidak dalam situasi yang diharapkan dan lebih suka untuk cepat berubah. Terbukti, muncul masalah yang tidak diperhitungkan. Ini adalah kerugian bagi semua orang ketika pelatih dipecat.”

“Pioli punya pengalaman dalam berurusan dengan momen negatif. Saya hanya berharap tim bisa dengan cepat memahami apa yang diebrikan pelatih baru, karena masalah sebenarnya bagi Milan sekarang adalah seberapa jauh mereka sekarang ini dari kedudukan penting di klasemen.”

Dua mantan rekan setim Albertini, Paolo Maldini dan Zvonimir Boban kini menduduki posisi strategis . . . Gabung . . . di Milan. Namun bukan berarti ia tidak tinggal diam menyikapi tren klub yang cenderung mengkhawatirkan.

“Semua orang tahu betapa pedulinya mereka terhadap Milan, tapi kemudian kita harus melihat apa hasilnya. Masalah sebenarnya di Milan adalah setiap tahun mereka harus memulai dari awal dan benar-benar mengabaikan apa yang sudah mereka bangun sebelumnya.”

“Klub seperti Milan tidak bisa berpikir untuk mengambil hasil sekaligus dalam satu hari. Mereka harus selalu punya target untuk mencapai puncak. Menargetkan tempat di Liga Champions adalah hal minimal yang harus mereka lakukan. Memenangkannya akan menjadi mimpi, tapi saya tidak bisa memikirkan target lain selain finis dalam empat besar.”

“Ini adalah kartu kemenangan yang dimainkan oleh Juventus dalam beberapa tahun terakhir: sebuah klub yang menjadi modern dengan tetap mempertahankan rasa memiliki klub yang luar biasa. Milan seharusnya melakukan hal yang sama seperti Juve.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Gianluigi Donnarumma Pastikan Dirinya Masih Pendukung Setia AC Milan

Milan – Kiper Paris Saint-Germain (PSG), Gianluigi Donnarumma, pastikan dirinya masih menjadi pendukung setia AC ...