Home > Berita Bola > Jelang Lawan PSS, Wolfgang Pikal Pikal Soroti Kelemahan PSS

Jelang Lawan PSS, Wolfgang Pikal Pikal Soroti Kelemahan PSS

Persebaya Surabaya akan menjadi tuan rumah dalam pertandingan pekan ke-25 Liga 1 2019 melawan PSS Sleman. Pertandingan itu akan dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Tomo, Kota Surabaya pada Selasa (29/10/2019), mulai pukul 15.30 WIB. Jelang duel itu, tim Bajul Ijo mengadakan latihan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Sabtu (26/10/2019).

Pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengantongi titik kelemahan yang kerap menjadi faktor penyebab kekalahan timnya dalam mengarungi Liga 1 2019. Pelatih asal Austria itu menyebutkan bahwa timnya memiliki kekurangan dalam hal determinasi untuk bangkit ketika sudah tertinggal di babak pertama.
Akibatnya, performa Ruben Sanadi dkk sering turun saat memasuki babak kedua dan akhirnya sering berujung pada kekalahan.

”Selama ini, kami menang saat unggul terlebih dahulu di babak pertama,” kata Pikal menerangkan.

“Tapi, saat tertinggal kami kesulitan membalas di babak kedua.”

Berkaca dari statistik Persebaya selama musim Liga 1 2019, tim Bajul Ijo banyak meraih kemenangan jika sudah unggul pada babak pertama. Dari 24 pertandingan yang sudah dijalani, Persebaya berhasil unggul di babak pertama sebanyak sembilan kali.

Lalu, enam di antaranya bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Sebaliknya, jika Persebaya tidak bisa unggul di babak pertama, maka besar kemungkinan Irfan Jaya cs tidak akan bisa memenangi pertandingan. Tercatat, dari 13 pertandingan yang berakhir imbang pada babak pertama, Bajul Ijo hanya sanggup memetik tujuh poin dengan catatan satu . . . Gabung . . . poin per pertandingan.

Pada enam pertandingan sisanya, Persebaya harus rela menyerah dari lawannya. Catatan lebih buruk diraih Persebaya saat lebih dulu tertinggal pada babak pertama. Persebaya sering tidak bisa mengejar ketertinggalan di babak kedua dan berakhir dengan kekalahan.

Hal itu seperti saat menjalani pertandingan tandang di markas Arema FC dan Persib Bandung. Persebaya hanya tercatat berhasil melakukan comeback sebanyak satu kali. Hal itu terjadi saat melawan Persela Lamongan pada putaran pertama Liga 1 2019. Saat itu, Ruben dkk tertinggal lebih dahulu 0-1, tetapi bisa menyamakan kedudukan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2. Selain soal strategi, kualitas mental pemain juga dinilai menjadi faktor penting di balik merosotnya performa Persebaya saat memasuki babak kedua. Oleh karena itu, Pikal kemudian menekankan kepada anak didiknya untuk menunjukkan semangat dan keinginan untuk menang selama 90 menit pertandingan.

”Saya ingin pemain sadar, tidak boleh loyo, dan harus memberikan seratus persen selama 90 menit,” kata Pikal.

x

Check Also

Messi

Ronaldinho Komentari Keberadaan Messi di PSG

Paris – Kendati sudah berpisah dari dunia sepak bola sejak lama, Ronaldinho ternyata masih mengikuti ...