Home > Berita Bola > Inkonsistensi Membuat MU Diragukan Bisa Finish Empat Besar

Inkonsistensi Membuat MU Diragukan Bisa Finish Empat Besar

Musim 2019-2020 menjadi musim perdana Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih Manchester United secara penuh. Ole Gunnar Solskjaer sempat disebut-sebut sebagai pembawa perubahan bagi Manchester United saat ditunjuk sebagai caretaker menggantikan Jose Mourinho yang dipecat pada Desember 2018. Kenyataannya justru berubah 180 derajat setelah Manchester United hanya bisa meraih dua kemenangan dari 9 pertandingan di Liga Inggris musim ini.

Sisanya, tim Setan Merah bermain imbang sebanyak 4 kali dan sudah 3 kali mengalami kekalahan. Akibatnya mereka harus berada di urutan ke-14 klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 10 poin. Problematika utama pasukan Solskjaer pada musim ini juga terletak pada kemampuan lini depan mereka yang kurang menggigit di depan gawang. Tercatat Manchester United hanya bisa mencetak 10 gol dari 9 pertandingan di Liga Inggris.

Ketiadaan pemain pengganti sepeninggal Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez menjadi sumber masalah bagi tim Setan Merah. Kondisi itu mendapat sorotan dari mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher. Jamie Carragher yang sekarang aktif sebagai pundit sepak bola mengungkapkan bahwa Manchester United akan kesulitan . . . Gabung . . . menembus posisi empat besar karena tumpulnya lini depan mereka.

“Saya rasa Manchester United akan membaik, tentu saja mereka akan membaik,” kata Carrageher.

“Posisi mereka saat ini hanya sementara saja.”

“Mereka akan lebih baik ke depannya, tapi mereka tidak akan masuk ke empat besar di klasemen.”

“Melihat Manchester United dalam pertandingan berikutnya melawan Norwich City dan Bournemouth, mereka akan mendapat ujian untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya.”

“Saat ini mereka memiliki kendala besar, yaitu mereka tidak bisa mencetak lebih dari satu gol dalam pertandingan.”

“Hal itu masalah besar yang harus dihadapi oleh Manchester United saat ini,” kata mantan pemain bek tengah Liverpool itu menambahkan.

x

Check Also

Permasalahan LADI Dengan WADA Sudah Hampir Selesai

Jakarta – Permasalahan Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) dengan Badan Antidoping Dunia (WADA) sudah hampir selesai. ...