Home > Berita Liga Inggris > Arsenal > Arsenal Dinilai Kurang Tajam, Emery Berikan Pembelaan Ini

Arsenal Dinilai Kurang Tajam, Emery Berikan Pembelaan Ini

Pelatih Arsenal, Unai Emery, membela diri saat dihujani kritikan dari fans yang menilai bahwa The Gunners kurang daya gedor di Liga Inggris 2019-2020. Sampai minggu kesembilan, Arsenal baru bisa menempati peringkat kelima dengan catatan empat kali menang, tiga kali imbang, dan dua kali kalah. Hasil itu membuat mereka memperoleh 15 poin, terpaut 10 dari Liverpool di puncak klasemen sementara (25 poin).

Walau begitu, Arsenal hanya bisa mencetak 13 gol di Liga Inggris musim ini, jauh dibanding Liverpool (21 gol), Manchester City (29 gol), Chelsea (19 gol), dan Tottenham Hotspur (15 gol). Hal itu menjadi bahan kritik bagi fans Arsenal dan yang menjadi korban adalah Unai Emery.

Tapi, seperti dilansir dari laman portal berita olahraga One Football, pelatih sepak bola berusia 47 tahun itu menerima semua kritikan. Karena, ia menganggap bahwa hal itu adalah normal, tapi dia juga melakukan pembelaan diri terhadap kritikan itu.

“Dalam karier saya, sangat normal bila banyak orang yang mengkritik Anda pada saat-saat sulit. Di sisi lain, . . . Gabung . . . kami punya suporter dan pilihan mereka masing-masing. Kami harus menerimanya. Fokus saya adalah terus mengembangkan tim ini ke depannya,” kata Unai Emery.

“Sebenarnya, kami juga sudah semakin baik. Selangkah demi selangkah, kami terus berkembang dan mencapai target jangka pendek kami. Masih awal musim, jadi masih banyak waktu untuk menjadi lebih baik. Yang terpenting adalah kami mempertahankan mental ofensif,” katanya.

Selanjutnya, Arsenal akan melawan Crystal Palace di Emirates Stadium dalam lanjutan Liga Inggris 2019-2020. Sebuah momen yang tepat bagi klub sepak bola asal London itu untuk bisa terus merapat ke zona Liga Champions (empat besar).

x

Check Also

Arteta

Arteta Menyebut Bully Bisa Menghambat Karir Pelatih Muda

London – Mikel Arteta mewanti-wanti bahwa para pelatih muda bakal terus ragu berkarier karena takut ...