Home > Berita Liga Inggris > Jadi Sasaran Rasisme, Penyerang Muda Chelsea Angkat Bicara

Jadi Sasaran Rasisme, Penyerang Muda Chelsea Angkat Bicara

London – Penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham mengklaim bahwa dirinya adalah pribadi yang positif dan bertekad membuktikan diri pada para pembenci usai menjadi korban rasisme di dunia maya.

Jadi Sasaran Rasisme, Penyerang Muda Chelsea Angkat Bicara

Sosok berusia 21 tahun itu menjadi sasaran aksi rasisme dari sejumlah oknum setelah dianggap menjadi biang kekalahan The Blues, karena eksekusi dalam drama adu penalti yang gagal membuat Liverpool merebut trofi Piala Super UEFA.

Insiden itu memancing tanggapan keras dari organisasi antirasisme, Kick It Out, sementara Liga Primer Inggris berjanji bakal menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam perundungan tersebut.

“Banyak hal terjadi dalam sepakbola. Sayangnya saya berada di pihak korban,” ungkap Abraham kepada Sky Sports News, setelah bermain saat Chelsea ditahan imbang 1-1 oleh Leicester City, Minggu (18/8) kemarin.

“Saya punya pengalaman menjadi eksekutor penaldi di bawah tekanan dan menyelesaikannya . . . Gabung . . . dengan baik. Sayangnya, saat itu saya gagal.”

“Saya menerima beberapa pelecehan tapi saya adalah sosok yang positif. Saya tidak mendengarkan ocehan sampah, orang-orang yang mencoba untuk menjatuhkan. Saya hanya berusaha menjaga fokus dan melanjutkannya.”

Abraham kini bertekad untuk membungkam para pembenci dirinya dengan aksinya di atas lapangan hijau.

“Anda hanya merasa ingin membungkam para pembenci,” lanjutnya. “Anda hanya ingin melakukan bagian di lapangan dan membiarkan [kualitas] sepakbola yang berbicara.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Josep Guardiola

Rencana Guardiola Jika Kontraknya Dengan Manchester City Sudah Habis

Manchester – Josep Guardiola sudah melatih Manchester City sejak tahun 2016 lalu, dan mempersembahkan banyak ...