Home > Berita Liga Champions > Simak Sejumlah Fakta Menarik Jelang Laga Tottenham Hotspur vs Liverpool, Final Liga Champions

Simak Sejumlah Fakta Menarik Jelang Laga Tottenham Hotspur vs Liverpool, Final Liga Champions

Madrid – Laga sesama klub Inggris akan terhidang di final Liga Champions 2019. Tottenham Hotspur yang berhasil melenggang ke puncak perdana mereka dalam sejarah tim akan bersua dengan finalis musim lalu, Liverpool.

Simak Sejumlah Fakta Menarik Jelang Laga Tottenham Hotspur vs Liverpool, Final Liga Champions

Duel puncak Liga Champions musim ini akan menjadi penuh sejarah bagi The Lilywhites.

Kalau sukses menaklukan The Reds dalam pertandingan final, Spurs akan dicatat dalam sejarah sebagai skuat perdana yang langsung menjadi kampiun saat bermain pertama di puncak Liga Champions.

Simak sejumlah fakta menarik jelang laga:

Kompetisi penuh comeback. Kedua tim memiliki cara yang sama melaju final Liga Champions, yaitu dengan cara membalikkan skor.

Takluk dengan skor telak 0-3 pada leg perdana semifinal Liga Champions meladeni Barcelona, skuat asuhan Jurgen Klopp itu di luar sangkaan sukses menang telak 4-0 pada leg kedua di Stadion Anfield. Liverpool, akhirnya berkuasa lolos ke duel puncak dengan agregat tipis 4-3.

Faktor yang kurang lebih sama dilakukan oleh Tottenham. Namun, selisihnya, mereka menjalankan comeback di markas musuh. Pada leg perdana, tim besutan Pochettino patut malu di markas ketika ditumbangkan Ajax Amsterdam dengan kedudukan identik 0-1.

Tetapi, pada leg kedua di Johan Cruyff Arena, The Lilywhites sukses membalikkan skor via kemenangan dramatis tipis 2-3. Lucas Moura dan kolega lolos lantaran brace away.

Spurs memulai musim dengan tanpa membeli amunisi satu pun. Tetapi, sang juru taktik mampu membuktikan diri faktor itu . . . . . . tidak menjadi urusan. Buktinya, mereka sekarang di final Liga Champions.

Bahkan, menurut BT Sport, Tottenham menjadi satu-satunya skuat di lima liga top Eropa yang tidak menjalankan kegiatan transfer musim ini.

Sejauh ini, Juergen Klopp sudah sukses mengangkat The Reds lolos ke puncak Liga Champions sejumlah tiga kali.

Perdana kali, pelatih asal Jerman itu berhasil mengangkat Borussia Dortmund ke laga final Liga Champions ketika menghadapi Bayern Muenchen pada 2013. Sayang, skuat didikannya tumbang dengan skor tipis 1-2.

Yang kedua, dia mengantar Liverpool ke final musim lalu. Namun celaka, peluang keduanya itu masih tidak berhasil. The Reds kalah 3-1 atas Real Madrid.

Kalau dalam partai puncak nanti takluk dari Tottenham, sang arsitek berarti telah tidak berhasil ketiga kalinya di final Liga Champions.

Laga puncak Liga Champions 2019 tidak ubahnya sebagai peluang kedua kubu untuk menyudahi puasa trofi.

The Reds dan The Liyhwites semuanya belum menyebet gelar sepanjang musim ini. Salah satunya nanti dipastikan akan gigit jari lantaran menyudahi musim ini tanpa trofi.

(GH – Satupedia.com)

x

Check Also

Mengintip Calon Lawan MU di 16 Besar Liga Champions

Manchester – Manchester United memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2021/22 sebagai ...