Home > Berita Liga Indonesia > Sekjen PSSI Ungkap Alasan Pembatalan Penerapan VAR di Liga 1 2019

Sekjen PSSI Ungkap Alasan Pembatalan Penerapan VAR di Liga 1 2019

Jakarta – PSSI via Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menentukan bahwa konsep pemakaian video assitant referee (VAR) tidak jadi dipakai pada Liga 1 2019.

Sekjen PSSI Ungkap Alasan Pembatalan Penerapan VAR di Liga 1 2019

Wanita asal Jakarta itu mengisyaratkan bahwa tidak jadinya VAR pada kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu terjadi karena defisit sumber daya manusia (SDM) sampai beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi.

Dijelaskannya, pemakaian VAR memerlukan waktu sampai 1,5 tahun untuk persiapan sebelum bisa dipakai secara resmi.

“Perencanaan untuk VAR itu yang pertama adalah area SDM,” kata Ratu Tisha, Senin (17/06/2019).

“Jadi, kami sudah registrasi, kalau baca bukunya IFAB, itu ada 18 kriteria yang harus dipenuhi, mulai training dan lain sebagainya.”

“Preparation itu 1 sampai 1,5 tahun, dengan posisi memiliki jumlah wasit FIFA yang minimum. Kira-kira kita butuh dua tahun untuk pengembangan SDM-nya sendiri,” ujarnya menambahkan.

Wanita kelahiran 30 Desember 1985 itu menanggung, tidak jadinya keadaan ini bukan terjadi karena kesusahan biaya sebab VAR memerlukan dana penanaman yang besar.

Ratu Tisha menerangkan bahwa seluruh faktor memerlukan . . . . . . proses, tidak mampu langsung dipaksakan.

“Minimum itu mereka harus ada tiga operator di balik layar, dua di antaranya harus referee yang sudah dapat training oleh VAR itu,” ucapnya.

“Kemudian di tengahnya tidak mesti wasit FIFA, tetapi ada referee yang memang sudah dapat training penggunaaan alat komunikasi yang link dengan VAR,” tuturnya.

“Jadi dalam satu match saja minimum tuh empat, ada cadangan satu untuk asisten wasit, biasanya lima, tambah yang di bek (belakang) ada dua,” katanya lagi.

“Jadi kita harus sedia tujuh referee per-match yang sudah dapat training selama kurang lebih 6 sampai 8 bulan oleh FIFA,” ucapnya lagi.

(GX – Satupedia.com)

x

Check Also

Laga Final Liga 3 DIY 2021 Ricuh, Hakim Garis Dipukul

Sleman – Insiden memalukan datang dari laga final Liga 3 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) antara ...