Home > Berita Bola > Ronaldo Merasa Masih Bugar di Usia 34 Tahun

Ronaldo Merasa Masih Bugar di Usia 34 Tahun

Lisboa – Cristiano Ronaldo sekarang telah tidak lagi belia. Sungguh. Umurnya sekarang sudah 34 tahun. Bukan umur yang muda untuk punggawa sepak bola. Tapi, masalah penampilan di atas lapangan, jangan bimbang Ronaldo.

Ronaldo Merasa Masih Bugar di Usia 34 Tahun

Punggawa asal Portugal itu masih menjadi salah satu ujung tombak dan pilar terbaik di dunia. Pada musim 2018/2019 lalu, dia mengangkat Juventus mempertahankan trofi Liga Italia. Pada musim pertama di Italia, dia sanggup menyumbang 21 brace.

Ayah empat anak itu juga masih menjadi andalan bagi Timnas Portugal. Pernah istiragat sebentar sesudah Piala Dunia 2018, mantan amunisi Manchester United itu bermain garang ganas kembali menggunakan jersey The Navigators.

Selecao das Quinas berada di final UEFA Nations League. Tentu saja capaian ini tak lepas dari peran besar sang megabintang. Pada babak semifinal, Ronaldo mencetak hattrick ke gawang Swiss dan membawa Portugal menang 3-1.

“Semuanya tentang persiapan dan etos kerja,” buka Ronaldo di situs resmi UEFA.

“Saya masih merasa baik meskipun sudah berusia 34 tahun. Yang penting apa yang ada di pikiran Anda, untuk tetap termotivasi dan bahagia. Saya pikir, saya masih bisa melakukan banyak hal dan merasa baik,” sambungnya.

Bomber kelahiran Hospital Dr. Nélio Mendonça, Funchal, Portugal itu pernah dianggap ingin pensiun dari Timnas Portugal sesudah . . . . . . hasil tidak cukup apik di Piala Dunia 2018 lalu. Namun, sang pemain kemudian menentukan kembali. Tentu saja ada alasan tanggu di balik keputusan tersebut.

Bagi pemain bernomor punggung 7 itu, tampil untuk Timnas adalah sebuah kesenangan. Lantaran itu, dia memilih terus tampil untuk The Navigators meski umurnya telah tidak lagi belia.

“Ini adalah negara saya dan memakai baju ini adalah kehormatan besar. Jelas, bahkan terasa lebih istimewa untuk jadi bagian dari kompetisi ini [UEFA Nations League].”

“Mencetak gol di turnamen ini [hattrick lawan Swiss] seperti menaruh sebuah ceri di ata kue,” sambung peraih lima gelar Ballon d’Or tersebut.

Mantan penyerang Real Madrid itu sendiri akan dikenang dengan tinta emas dalam sejarah Portugal. Lantaran, selain menjadi top skor dalam sejarah, dia pula berperan besar dengan mengangkat Selecao das Quinas menjadi kampiun di Euro 2016 lalu.

(BJ – Satupedia.com)

x

Check Also

Laos Kini Punya Pelatih Baru Asal Jerman

Jakarta – Setelah gagal di ajang Piala AFF 2020, Laos langsung memecat pelatih lama V. ...