Home > Berita Liga Italia > AC Milan > Piatek Bakal Lebih Tajam di Bawah Arahan Pelatih Anyar AC Milan ?

Piatek Bakal Lebih Tajam di Bawah Arahan Pelatih Anyar AC Milan ?

Milan – Eks amunisi AC Milan, Alberto Gilardino, percaya sentuhan juru racik baru, Marco Giampaolo, mempunyai khasiat mendongkrak ketajaman Krzysztof Piatek.

Piatek Bakal Lebih Tajam di Bawah Arahan Pelatih Anyar AC Milan ?

Gerakan pemaina asal Polandia itu bersama Rossoneri pada putaran kedua musim kompetisi 2018-2019 memetik pendapat positif dari pria asal Italia tersebut. (24/06/2019)

Pria berusia 36 tahun itu punya kepercayaan bahwa ketajaman punggawa berusia 23 tahun itu sebagai ujung tombak akan makin terasah bersama nahkoda anyar Diavolo, Marco Giampaoli, di Liga Italia.

“Piatek adalah seorang pemain yang mampu mencetak 30 gol di Liga Italia,” kata Alberto Gilardino, seperti dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

“Ia penyerang yang seperti saya, dan pelatih Giampaolo bisa menjadi titik balik buat karier Piatek,” ujar pria yang membela Milan antara 2005-2008 ini menyambung.

Pria kelahiran Biella, Italia itu menuturkan bahwa pelatih berusia 51 tahun itu punya rekam jejak panjang dalam mengilapkan amunisi menjadi bomber ulung, selama menukangi Sampdoria.

“Giampaoli membantu Quagliarella menjadi top scorer. Ia juga telah meningkatkan kemampuan pemain lain seperti: Duvan Zapata, Patrick Schick, dan Gianluca Caprari,” tutur Gilardino.

“Bersama Giampaolo, Piatek bisa jadi salah satu striker terbaik di Eropa,” . . . . . . ucap pemilik 57 caps timnas Italia ini lagi.

Kepercayaan Gilardino kepada eks striker Genoa itu memang bisa dimengerti.

Pilar kelahiran Dzierzoniow, Polandia itu sukses menggebrak dunia Liga Italia semenjak musim perdananya bergerak.

Total 13 brace yang disumbang sang penyerang untuk Genoa membikinnya menghuni puncak pencetak gol terbantak Serie A pada paruh musim pertama.

Cuma, produksi gol pemain bernmor punggung 19 itu sedikit terhenti usai hijrah ke Rossoneri.

Sendirian menjadi penyerang, dalam tujuh partai Liga Italia terakhir, sang pemain hanya menyumbang satu brace.

Alhasil, 22 gol yang pemain berpostur tinggi 183cm itu kumpul sejak awal musim finisnya di posisi ketiga daftar top skor Serie A.

Lesakan bracenya ada di bawah ujung tombak Sampdoria Fabio Quagliarella (26 gol), dan striker Atalanta Duvan Zapata (23).

(FE – Satupedia.com)

x

Check Also

AC Milan Dipermalukan Sassuolo di San Siro, Stefano Pioli Kecewa

Milan – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah dari ...