Home > Berita Liga Inggris > Liverpool > Mohamed Salah Senang Bisa Tampil 90 Menit di Final Liga Champions

Mohamed Salah Senang Bisa Tampil 90 Menit di Final Liga Champions

Merseyside – Bintang Liverpool, Mohamed Salah tidak mampu berkata-kata setelah membawa The Reds memetik kampiun Liga Champions pada Sabtu (01/06/2019) atau Minggu dini hari WIB.

Mohamed Salah Senang Bisa Tampil 90 Menit di Final Liga Champions

The Reds sanggup menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 pada duel puncak Liga Champions yang digelar di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid.

Skuat asuhan Jurgen Klub unggul terlebih dahulu secara cepat via brace penalti Mohamed Salah pada menit ke-2.

Divock Origi melesakkan gol kedua pada menit ke-87 untuk menyegel kemenangan.

Sesudah-pertandingan, pemain asal Mesir itu yang menjadi salah satu penyumbang brace klub asal Merseyside itu menyatakan tidak dapat berkata-kata setelah menuai gelar Liga Champions.

Pilar Timnas Mesir itu ungkapkan dua alasan yang menjadikan titel Liga Champions menjadi begitu istimewa dalam kariernya.

“Jujur, saya tidak tahu harus berkata apa, tetapi saya hanya sangat senang saat ini,” ujar Salah kepada BT Sport seperti dilansir dari Mirror.

“Memenangi laga final, saya sangat senang memainkan final kedua berturut-turut dan akhirnya bisa bermain selama 90 menit,” tambahnya.

Ia menuturkan cerita masalah pengorbanan yang ia lalui dalam dunia sepak bola.

“Saya telah mengorbankan banyak hal dalam karier saya, khususnya berlatih dari desa saya ke Kairo untuk bermain sepak bola,” kata Salah.

“Menjadi pemain Mesir di level seperti ini menakjubkan dan saya sangat senang,” sambungnya.

punggawa berusia 26 tahun itu juga menyanjung teman-temannya yang berjuang secara maksimal dalam duel kontra The Lilywhites.

“Setiap pemain melakukan yang terbaik untuk memenangi . . . . . . laga, dan saya pikir ini bukan penampilan individual, tetapi semua pemain punya andil luar biasa hari ini,” ujar Salah.

Masalh brace titik putih yang ia sumbangkan, amunisi kelahiran Nagrig, Mesir itu mengenai teknologi VAR (Video Assistant Referee) yang akan digunakan musim depan.

“Kita akan melihat VAR musim depan, tetapi saya menyukainya sekarang. Menyenangkan bisa memenangi pertandingan,” ujar Salah.

Keberhasilan eks striker AS Roma itu memetik gelar seolah menjadi penebusan manis bagi sang ujung tombak bernomor punggung 11 tersebut.

Mundur 371 hari lalu, sang bomber menjalani insiden jelek ketika melawan Real Madrid dalam puncak Liga Champions di Kyiv.

Mantan punggawa Timnas Mesir U-23 itu hanya turun selama 31 menit akibat terkena dislokasi bahu.

Salah pergi dari lapangan dengan tangisan. Liverpool pun takluk dengan skor 1-3.

(BC – Satupedia.com)

x

Check Also

Legenda Liverpool Sebut Sikap Romelu Lukaku Bisa Merusak Skuad Chelsea

Liverpool – Legenda Liverpool, Graeme Souness, menyebutkan bahwa sikap yang ditunjukkan Romelu Lukaku bisa merusak ...