Home > Berita Liga Champions > Inilah Gol Penalti Mohamed Salah Yang Awali Kemenangan Liverpool

Inilah Gol Penalti Mohamed Salah Yang Awali Kemenangan Liverpool

Merseyside – Brace penalti Liverpool pada awal laga final Liga Champions menghancurkan mental Tottenham Hotspur, begitu kata Mauricio Pochettino.

Inilah Gol Penalti Mohamed Salah Yang Awali Kemenangan Liverpool

The Reds berhasil meraih trofi kampiun Liga Champions usai menumbangkan The Lilywhites pada partai puncak yang digelar di Stadion Metropolitano, Madrid, Spanyol, Sabtu (01/06/2019).

Kemenangan skuat asuhan Jurgen Klopp itu pada final Liga Champions 2018-2019 tidak terlepas dari gol cepat Mohamed Salah yang sudah Liverpool memimpin pada menit ke-2.

Tendangan penalti yang diekseskusi pemain asal Mesir itu merupakan buah dari handball yang dilakukan winger Tottenham, Moussa Sissoko, di kotak terlarang.

Brace tambahan dari Divock Origi menjelang berkesudahannya laga menentukan kemenangan 2-0 klub asal Merseyside itu.

Kemenangan Liverpool ini jelas terasa pahit bagi Spurs. Karena, mereka sesungguhnya bermain lebih dominan sepanjang duel berlangsung.

The Lilywhites mendaftarkan pengusaan bola sebesar 65 persen berbandingkan 35 persen milik The Reds.

Tottenham mampu membikin 8 sepakan ke arah gawang dari 16 percobaan. Bandingkan dengan Liverpool yang menjalankan 3 shots on target dari total 14 perjajalan.

Sesudah partai, pelatih asal Argentina itu pun tidak dapat menyimpan kekecewaannya dan mengatakannya dalam jumpa pers.

“Kami tidak beruntung karena kami harus kebobolan melalui tendangan penalti,” kata Pochettino dikutip dari Reuters.

“Tertinggal satu gol menyulitkan kami karena harus mengubah rencana. Kami tidak pernah menduga akan ketinggalan 0-1 saat laga . . . . . . baru berjalan semenit,” sambungnya.

Arsitek berusia 47 tahun itu tidak menolak bahwa mental anak didiknya menjadi rusak akibat kemasukan brace cepat.

“Mental kami seketika runtuh,” ucap Pochettino. “Efeknya sungguh luar biasa.”

“Gol penalti Liverpool memang menyakitkan tetapi kami harus terus berjuang. Jelas hasil ini terasa sulit tetapi kami harus segera kembali berpikir positif,” imbuhnya.

Keputusan pengadil lapangan Damir Skomina memberi penalti bagi The Reds pernah memperoleh protes keras dari para amunisi The Lilywhites.

Pasalnya, bola terlihat menyentuh bagian dada Moussa Sissoko terlebih dahulu sebelum terkena lenga atas sang punggawa.

Selain hukuman penalti, Spurs juga dibikin frustrasi oleh performa ciamik Alisson Becker di bawah mistar gawang Liverpool.

Kiper berusia 26 tahun itu sanggup menjalankan delapan penyelamatan dalam duel puncak tersebut.

(GW – Satupedia.com)

x

Check Also

Chelsea

Fans Kesal Chelsea Gagal Menang Lawan Zenit

London – Chelsea gagal menang saat bersua dengan Zenit St Petersburg di matchday 6 Grup ...