Home > Berita Liga Inggris > Manchester City > Ingin Bajak Pemain City, Guardiola Geram Pada Barcelona

Ingin Bajak Pemain City, Guardiola Geram Pada Barcelona

Manchester – Mantan juru latih FC Barcelona yang sekarang membesut Manchester City, Pep Guardiola, geram kepada Blaugrana yang ingin membeli anak didiknya.

Ingin Bajak Pemain City, Guardiola Geram Pada Barcelona

Ikatan antara arsitek asal Spanyol ini dan Azulgrana sejatinya sangat harmoni. (16/06/2019)

Waktu masih muda, sang pelatih menimba ilmu di akademi Barcelona dalam tahun 1984 hingga 1990.

Manajer kelahiran Santpedor, Spanyol itu kemudian naik daun dari Blaugrana U-19 ke Barcelona B pada 1 Juli 1990.

Sosok yang pandai menduduki posisi winger bertahan ini akhirnya promosi ke skuat senior pada 1 Juli 1991.

Memperkuat Azulgrana sampai 1 September 2001, sang playmaker berhasil menuai 14 trofi.

Pria berpostur tinggi 180cm itu turut menyokong Blaugrana menjuarai Liga Spanyol dalam empat musim berturut-turut (1991-1994).

Bahkan, Guardiola mengangkat Barcelona menjadi kampiun Liga Champions pada 1992.

Kisah manis pria berusia 48 tahun itu di Azulgrana berlanjut waktu bekerja sebagai pelatih dalam tahun 1 Juli 2008 hingga 30 Juni 2012.

Menariknya, sang juru taktik juga mampu memberikan 14 titel waktu menukangi Lionel Messi dan kolega.

Kian terasa keren lantaran juru racik asal Spanyol itu lantas mengantar Blaugrana melumas bersih enam trofi pada musim pertamanya.

Klub bermarkas Camp Nou itu membawa gelar Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Super Spanyol, dan Piala Dunia Antarklub pada 2009.

Sekarang Barcelona, yang telah tidak dilatih Pep Guardiola, tengah mengadakan perbaikan tim.

Pasalnya, Blaugrana “sekadar” menjadi juara Liga Spanyol pada musim 2018-2019.

Azulgrana pun diberitakan kencang memburu lini belang tengah sekaligus kapten Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt.

Dikutip dari situs Transfermarkt, pemain berusia 19 tahun itu saat ini memiliki harga pasar 75 juta euro (sekitar Rp 1,2 triliun).

Nilai tersebut setimpal dengan kualitas sang wonderkid yang tidak cuma jago bertahan, tetapi juga menyerang.

Bek asal Belanda . . . . . . ini mampu melesakkan tujuh brace dan merancang empat assist dari 55 penampilan di seluruh ajang pada musim lalu.

Namun, upaya Azulgrana untuk memperoleh pilar Timnas Belanda itu semakin susah.

Don Balon memberitahukan Barcelona menawarkan upah 6 juta euro (sekitar Rp 96,4 miliar) setiap musim kepada sang pemain, tetapi tim raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, diberitakan berani memberi dua kali lipat.

Faktor ini membikin Blaugrana mencari palang pintu tengah pilihan. Azulgrana pun mengincar amunisi bertahan Manchester City, John Stones.

Pemain asal Inggris itu merupakan aset yang sering diandalkan Pep Guardiola di The Citizens.

Pada musim 2018-2019, bek berusia 25 tahun itu diyakini eks juru taktik Bayern Munchen itu bermain dalam 39 laga di berbagai kompetisi.

Apalagi, amunisi kelahiran Barnsley, Britania Raya itu mampu menduduki tiga tempat, yakni lini belakang tengah (28 laga), winger bertahan (7), dan bek kanan (4).

Don Balon menyatakan Pep Guardiola geram sebab Blaugrana mengincar punggawa berpostur tinggi 188cm tersebut.

Stones, yang berumur 25 tahun, memang punya banderol lebih murah (60 juta euro) dibandingkan Matthijs de Ligt.

Selain itu, Azulgrana membidik pilar Timnas Inggris ini sebab dianggap telah terbiasa dengan pola permainan sang juru taktik yang akan menggampangkan sang pemain bertahan menyesuaikan diri di kampiun Liga Spanyol 2018-2019 itu.

Tetapi, bek bernomor punggung 5 itu masih terikat Masa kerja dengan Manchester City sampai 30 Juni 2022.

(AP – Satupedia.com)

x

Check Also

Manchester City Tidak Bisa Ditemani Kevin De Bruyne Di Beberapa Laga Kedepan Karena Positif Covid-19

Manchester – Manchester City harus menerima kabar buruk karena dalam beberapa laga kedepan mereka tidak ...