Home > Berita Liga Italia > AC Milan > Franck Kessie Bukan Tipe Gelandang Yang Dibutuhkan Marco Giampaolo

Franck Kessie Bukan Tipe Gelandang Yang Dibutuhkan Marco Giampaolo

Milan – AC Milan kemudian menaruh winger Franck Kessie ke dalam daftar punggawa yang bisa dilepas pada jendela transfer musim panas ini.

Franck Kessie Bukan Tipe Gelandang Yang Dibutuhkan Marco Giampaolo

Punggawa asal Pantai Gading itu berlabuh ke Rossoneri pada musim panas 2017. (24/06/2019)

Awalnya pilar berpostur tinggi 183cm itu hijrah dengan status pinjaman dari Atalanta selama dua musim dan Diavolo harus membeli pada penghujung tahun kedua peminjaman itu.

Berarti Milan sekarang sudah punya secara paten winger berusia 22 tahun tersebut.

Tetapi, baru-baru ini mengucurkan dana sekitar 20 juta euro untuk menyelesaikan kewajiban membeli sang pemain dari La Dea, Rossoneri langsung meletakkannya dalam transfer list.

Amunisi kelahiran Ouragahio itu sesungguhnya bermain apik selama dua tahun bersama Diavolo.

Sering menjadi alternatif utama, sang gelandang mengemas total 96 penampilan dan menciptakan 12 brace serta merancang 9 assist di seluruh kompetisi.

Keputusan Milan untuk melepasnya pada jendela transfer musim panas ini menjadi layak dipertanyakan.

Tetapi, alternatif Rossoneri itu kemudian dapat dimengerti lantaran bakal ada juru racik anyar.

Mulai musim 2019-2020, Diavolo akan dibesut Marco Giampaolo.

Nahkoda baru pastinya memiliki alternatif taktik yang berlainan dari juru latih sebelumnya.

Seperti dikutip dari Calciomercato, playmaker bernomor punggung 79 itu menjadi “korban” dari keadaan keberadaan arsitek anyar di Milan.

Pelatih berusia 51 tahun itu disinyalir tidak meletakkan sang pemain sebagai alternatif utamanya musim depan lantaran dia mengharapkan karakter sektor tengah yang berlainan.

Juru taktik kelahiran Bellinzona, Swiss itu terlihatnya lebih menggemari winger yang lebih unggul dalam faktor teknikal, bukan fisikal seperti punggawa Timnas Pantai Gading tersebut.

Sang nahkoda anyar mengharapkan lini tengah yang lebih kreatif, playmaker yang mampu menyalurkan bola dengan kemampuan yang . . . . . . lebih tinggi.

Eks pemain Stella Club itu kurang sesuai untuk golong ini sebab dia lebih bertipe petarung fisik serta perebut dan penahan si kulit bulat.

Statistik di Liga Italia musim lalu memang menunjukkan sang amunisi kurang banyak mengadakan interaksi dengan bola dan mengubahnya menjadi kesempatan.

Di tiap laga dia cuma membikin rata-rata 49,7 umpan dengan cuma 1,3 umpannya menjadi kans.

Winger-winger teknikal di Liga Italia punya statistik yang lebih tinggi ketimbang Kessie dalam hal ini.

Miralem Pjanic di Juventus misalnya, membikin 62,5 operan dan membuat 2,3 kesempatan setiap performa.

Konfirmasi bahwa sang juru racik mengharapkan winger yang lebih teknikal juga terkonfirmasi dari gerak-gerik Rossoneri di jendela transfer musim panas ini.

Manchester United membidik winger-winger dengan kemampuan teknik di atas rata-rata seperti Dani Ceballos (Real Madrid), Lucas Torreira (Arsenal), dan Jordan Veretout (Fiorentina).

Pemain asal Pantai Gading itu sendiri diperkirakan tidak akan menjalani kesusahan mendapat pelabuhan anyar.

Dengan simbol permainannya, dia diminati banyak tim Liga Inggris.

Everton, Arsenal, dan Tottenham Hotspur diberitakan menggemari sang lini tengah.

Setan Merah bahkan juga mampu masuk jendela jika mereka kehilangan Paul Pogba, yang gentar dirumorkan akan hijrah ke Real Madrid atau Juventus.

Diavolo bakal menjual Kessie di harga 35-40 juta euro (563-644 miliar rupiah).

(GW – Satupedia.com)

x

Check Also

AC Milan Dipermalukan Sassuolo di San Siro, Stefano Pioli Kecewa

Milan – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya kalah dari ...