Home > Berita Liga Indonesia > Bek Asing Bali United Bertekad Raih Kemenangan di Markas Badak Lampung

Bek Asing Bali United Bertekad Raih Kemenangan di Markas Badak Lampung

Bali – Lini belakang Bali United, Willian Silva Costa Pacheco menjadi punggawa yang tidak sempat absen sampai jornada kelima Liga I Indonesia 2019.

Bek Asing Bali United Bertekad Raih Kemenangan di Markas Badak Lampung

Serdadu Tridatu tidak pernah kalah, tidak lepas dari peran berharga pemain asal Brasil itu, selain kerja keras seluruh juru taktik dan punggawa.

Menang postur tubuh yaitu tinggi 1, 96 meter, amunisi bernomor punggung 43 itu sangat gampang memutuskan ofensif bola atas musuh.

Tidak cuma tangguh bertahan. Sang pilar juga sanggup menyokong serangan dengan sangat baik.

Ia bakal naik sampai boks pertahanan musuh ketika sepak pojok.

Pada duel tim asal Pulau Dewata itu melawan Kalteng Putra jornada kelima kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu, Rabu (26/06/2019) lalu, palang pintu kelahiran Sao Paulo, Brasil itu menyumbang brace untuk Bali United menit 76.

Gol tersebut mengangkat Serdadu Tridatu unggul 1-2. Sayangnya, skuat asuhan Stefano Cugurra Teco itu tidak berhasil mempertahankan keunggulan tersebut.

Bali United wajib lega dengan kedudukan 2-2. Satu angka berharga sukses dipetik Serdadu Tridatu pada duel tandang pertama tersebut.

Klub bermarkas Stadion Kapten I Wayan Dipta itu tetap bertengger di pemimpin klasemen Liga I Indonesia 2019 dengan mengoleksi 13 angka.

Pada tandang jornada keenam kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu, melawan Perseru Badak Lampung FC (BLFC) yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Minggu (30 /6/2019) malam.

Pemain berusia 27 tahun itu menyatakan dalam keadaan siap. Jiwa dan raganya siap untuk mengambil tiga angka dari Lampung. Dan tetap mengawal tren tidak terkalahkan. Pula tetap ingin bertengger di puncak.

“Jiwa raga diberikan untuk laga away ini. Laga hidup mati sebelum kami kembali ke Bali,” tegas Pacheco kepada Tribun Bali, Jumat (28/06/2019)

Menurut dia, meskipun jadwal padat, secara fisik dan mental semua pilar sangat siap. Persiapan dan pemulihan sudah disusun skuat nahkoda.

“Kami semua ingin membawa pulang tiga poin,” ujar Pacheco.

Meskipun akan bermain tanpa Leonard Tupamahu, . . . . . . bek yang menjadi tandem sepanjang lima partai, mantan pemain Selangor FA itu menyatakan seluruh amunisi memperoleh menu latihan yang sama.

Siapapun yang diyakini skuat arsitek, bakal berupaya memberi segalanya untuk Serdadu Tridatu.

“Kami percaya semua pemain dan pelatih. Yakin semuanya akan memberikan yang terbaik bagi tim,” ujarnya.

Mantan bek Persija Jakarta itu pun tidak yakin keputusan menjalankan header meskipun bola ada di bawah, berbuah brace.

“Saya terkejut karena usaha saya bisa gol. Ini berkat kerja keras semua pemain,” ujarnya.

Set piece bola mati jadi tumpuan Serdadu Tridatu waktu ini. Tiga brace di lima pertandingan yang dilakoni, terjadi berawal dari sepak pojok.

Brace Ilija Spasojevic ke gawang Persebaya Surabaya, menerima asist Paulo Sergio dari tendangan bebas.

Gol Ricky Fajrin ke gawang Laskar Isen Mulang, bermula dari free kick Paulo Sergio.

Begitu pula brace mantan pemain Rio Branco itu ke gawang Kalteng Putra bermula dari sepak pojok Paulo Sergio dari luar kotak penalti yang dilanjutkan asis tandukan Gunawan Dwi Cahyo.

“Saya dan teman-teman banyak latihan sehingga hari itu datang gol pertama saya bersama Bali United,” tegas Pacheco.

Menurut dia juru latih dan amunisi wajib dinilai dengan brace tersebut. Lantaran itu kemampuan kerja seluruh pilar.

“Semua orang harus diberikan selamat. Karena kami memberikan seluruh hidup kami dalam game tersebut yang hasilnya meski dapat satu poin,” ujarnya.

Untuk itu, seluruh amunisi diinginkan move on dan siap meladeni duel berikutnya.

“Game itu sudah selesai, dan tidak datang lagi. Jadi kami akan fokus pada game berikutnya,” ujarnya.

(GH – Satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC Lolos ke Liga 1, Gading Marten Tantang Raffi Ahmad

Jakarta – RANS Cilegon FC berhasil promosi ke Liga 1 setelah sukses mengalahkan PSIM Yogyakarta ...