Home > Berita Liga Italia > AS Roma > Simak Sederet Fakta Menarik Jelang Laga Porto vs AS Roma

Simak Sederet Fakta Menarik Jelang Laga Porto vs AS Roma

Porto – Porto akan menghadapi AS Roma pada leg kedua ronde 16 besar Liga Champions 2018/2019, Kamis (07/03/2019). Simak sederet fakta menarik jelang duel di Estadio do Dragao ini.

Simak Sederet Fakta Menarik Jelang Laga Porto vs AS Roma

Pada leg perdana di ibu kota Italia, Portistas Dragões kalah denga skor 1-2. Tercecer oleh dua brace Nicolo Zaniolo menit 70 dan 76, Azuis e Brancos memperkecil kedudukan sekaligus mengambil satu gol away lewat Adrian Lopez menit 79.

Itu adalah satu-satunya kekalahan Porto dalam lima perjumpaan dengan Giallorossi (M2 S2 K1).

Absen di laga selanjutnya kalau memperoleh kartu kuning di duel ini: Herrera, Militao, Otavio, Pepe (Porto)

Di ronde 16 besar Liga Champions musim lalu, Portistas Dragões dijauhkan Liverpool dengan agregat 0-5. Mereka takluk 0-5 di Dragao pada leg perdana dan seri 0-0 di Inggris pada leg kedua.

Dengan kekalahan pada 1-2 di markas La Maggica pada leg perdana, berarti Azuis e Brancos tanpa kemenangan dalam enam partai terakhirnya di fase knockout Liga Champions (M0 S1 K5).

Rekor Porto di ronde 16 besar Liga Champions adalah M3 K7. Portistas belum satu kali pun mencapai babak perempat final sejak 2014/2015.

Azuis e Brancos memenangi lima dari sembilan laga dua leg kontra tim asal Italia. Namun terakhir mereka dijauhkan Juventus di babak 16 besar Liga Champions 2016/2017 dengan agregat 0-3 (0-2 kandang, 0-1 tandang).

Portistas Dragões cuma takluk satu kali dalam delapan pertandingan markas terakhirnya kontra tim asal Italia (M3 S4 K1).

Porto memenangi ketiga duel kandangnya di fase grup Liga Champions musim ini: 1-0 meladeni Galatasaray, 4-1 menjamu Lokomotiv Moscow, 3-1 menghadapi Schalke.

Azuis e Brancos baru sempat lolos empat kali dalam 20 laga knockout kompetisi Eropa di mana mereka tumban tandang pada leg perdana. Terakhir, mereka dijauhkan Borussia Dortmund di ronde 32 besar Liga Europa 2015/2016 (0-2 tandang, 0-1 kandang).

Kekalahan leg perdana kontra I Lupi adalah kekalahan perdana Porto dalam 27 pertandingan di seluruh kompetisi (M22 S4 . . . . . . K1). Usai laga leg pertama itu, Portistas Dragões memetik tiga kemenangan berturut-turut, tapi akhirnya takluk 1-2 melawan Benfica di liga akhir pekan kemarin.

Rekor Giallorossi di ronde 16 besar Liga Champions adalah M3 K3.

Dalam tiga partai awaynya di fase grup Liga Champions musim ini, La Maggica takluk 0-3 menghadapi Real Madrid, akhirnya menang 2-1 atas CSKA Moscow, dan kalah 1-2 menjamu Viktoria Plzen.

I Lupi cuma menang satu kali dalam delapan pertandingan tandang terakhirnya di Eropa (M1 S1 K6).

Rekor Roma dalam laga dua leg menghadapi tim asal Portugal adalah M3 K3.

Giallorossi sering mememtik hasil seri dalam dua kunjungan terakhirnya ke Portugal. Rekor away mereka kontra klub asal Portugal adalah M2 S3 K2.

La Maggica memenangi 26 dari 30 duel dua leg kompetisi Eropa di mana mereka menang markas pada leg perdana. Terakhir, I Lupi unggul agregat 10-2 menjamu Gent di babak kualifikasi ketiga Liga Europa 2009/2010 (3-1 kandang, 7-1 tandang). Sementara itu, kekalahan terakhir dalam keadaan serupa ini dialami Roma saat meladeni Manchester United di perempat final Liga Champions 2006/2007 (2-1 kandang, 1-7 tandang).

Usai unggul 2-1 atas Porto pada leg perdana, Giallorossi beruntun menaklukkan Bologna dengan skor 2-1 dan Frosinone 3-2 di Serie A. Tetapi I Lupi akhirnya tumbang 0-3 dalam derby kontra Lazio di liga akhir pekan kemarin.

Roma cuma satu kali clean sheet dalam sembilan partai terakhirnya di seluruh kompetisi, yaitu saat menang 3-0 di kandang klub papan bawah Serie A Chievo pada 8 Februari 2019. Dalam sembilan duel terakhirnya itu, Giallorossi kebobolan 20 brace.

(NK – Satupedia.com)

x

Check Also

AS Roma Tidak Punya Kedalaman Tim, Strategi Jose Mourinho Jadi Mudah Terbaca?

Roma – AS Roma akan menjamu AC Milan di Stadio Olimpico pada laga pekan ke-11 ...