Home > Berita Liga Indonesia > Milomir Seslija Menolak Komentari Masa Depan Gladiator di Arema

Milomir Seslija Menolak Komentari Masa Depan Gladiator di Arema

Malang – Milomir Seslija tidak mau membeberkan ulasannya masalah masa depan Robert Lima Gladiator, di skaut yang ia besut. Nahkoda Arema FC ini mengaku tidak tahu-menahu dengan isu bahwa bomber asal Brasil tersebut sudah diultimatum dan saat ini sedang berada di ujung tanduk.

Milomir Seslija Menolak Komentari Masa Depan Gladiator di Arema

“Saya tidak tahu apa pun soal rumor mengenai Robert,” ucap Milo, sapaan karib Milomir Seslija.

“Saya belum mendengar rumor apa pun soal ini. Bagaimana pun, rumor adalah rumor,” sambungnya.

Pelatih asal Bosnia itu sendiri tidak mau pusing-pusing masalah isu tentang Gladiator. Menurutnya, ada yang lebih berkompeten menjawab soal ini.

“Lebih baik untuk urusan ini tanya manajemen saja,” sambungnya. (17/03/2019)

Sebelumnya, beredar isu bahwa saat ini nasib Gladiator berada di ujung tanduk. penampilan pilar berusia 32 tahun ini pada dua laga terakhirnya mengundang sebanyak komentar.

Tidak cuma komentar, Gladiator disebut jugasudah menerima peringatan. Kalau gagal memperlihatkan penampilan cemerlangnya hingga tuntasnya Piala Presiden ini, ia wajib mengemas barangnya dan pergi dari Singo Edan.

Ada sebanyak tanda masalah merosotnya penampilan Gladiator belakangan ini. Salah satunya, punggawa yang pernah bermain di kompetisi Kuwait ini disebut tidak punya stamina yang cukup untuk berlaga selama 90 menit.

Masalah . . . . . . stamina ini memperoleh kritik dari Sport Therapist Arema, David Setiawan. Menurutnya, stamina seseorang tidak dapat dilihat secara kasat mata. Cuma yang bersangkutan lah yang dapat merasakan staminanya.

Tetapi, David menyebutkan bahwa stamina sang ujung tombak itu bisa jadi kurang terbaik. Pasalnya, selama ini, ternyata gladiator banyak menggunakan suplemen protein dan kreatin.

“Akhirnya ini berpengaruh pada staminanya. Memang ia terlihat kuat, tapi setelahnya langsung drop,” ucap David.

“Karenanya, dokter mewanti-wanti agar ia tak lagi mengonsumsi protein,” sambungnya.

Lebih lanjut, David menentukan bahwa stamina Gladiator dapat dinaikkan. Caranya, menurut alumnus Universitas Negeri Yogyakarta tersebut, adalah melahap menu latihan tambahan.

“Salah satunya adalah latihan tambahan di gym,” kata David.

“Sebenarnya, protein nggak terlalu bermasalah. Namun, pada tingkat konsumsi tertentu bisa jadi masalah, termasuk salah satunya ke ginjal dan liver,” sambungnya.

(FS – Satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC Lolos ke Liga 1, Gading Marten Tantang Raffi Ahmad

Jakarta – RANS Cilegon FC berhasil promosi ke Liga 1 setelah sukses mengalahkan PSIM Yogyakarta ...