Home > Berita Liga Indonesia > Legiun Asing Anyar Kalteng Putra Tak Kesulitan Adaptasi Gaya Bermain Klub Indonesia

Legiun Asing Anyar Kalteng Putra Tak Kesulitan Adaptasi Gaya Bermain Klub Indonesia

Palangkaraya – Kemenangan Kalteng Putra pada partai pertama fase penyisihan grup C Piala Presiden 2019, menjamu klub bertabur bintang, PSM Makassar di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Rabu (06/03/2019), membuka kesempatan lolos ke babak selajutnya. Laskar Isen Mulang memperlihatkan penampilan menaik pada babak kedua dengan mengandalkan permainan kolektivitas.

Legiun Asing Anyar Kalteng Putra Tak Kesulitan Adaptasi Gaya Bermain Klub Indonesia

Permainan Pasukan Ramang pun tidak berkembang penting. Tampak sektor gelandang tim asal Palangkaraya itu berani berbenturan dan menjadikan repot lini tengah Juku Eja di laga tersebut.

Salah satu aktor tangguhnya perebutan bola lini tengah Laskar Isen Mulang berada pada memastikan Diogo Campos Gomes. mantan winger Botafogo FC yang baru perdana kali berkarier di Indonesia ini tampak tidak kikuk belaga mempertahankan sektor tengah tersebut.

“Saya sudah tahu kalau PSM itu salah satu tim besar di Indonesia dan tentu kami harus kerja keras memenangkan pertandingan. Ini kemenangan tim, bukan individu,” kata Campos.

Pilar berusia 28 tahun itu memperoleh perintah dari nahkoda untuk tampil normal dan supaya tidak kikuk dalam laga pertama ini. Menurut pemain kelahiran Miranorte, Tocantins, Brazil itu, persaingan di Liga Indonesia cukup ketat, untuk memetik kemenangan memerlukkan kerja keras.

“Saya sudah sangat siap melawan PSM. Coach berpesan, agar bermain seperti latihan. Adaptasi . . . . . . dengan tim dan iklim sepak bola Indonesia tidak masalah,” tambah Campos.

Performa campos ketika musuh Juku Eja memperoleh penilaian tinggi dari eks nahkoda Madura United itu. Menurutnya, amunisi berpostur tinggi 174cm itu menunjukkan permainan ngeyelnya yang mampu menyanjung penampilan skuat, terutama di sektor gelandang.

“Dia (Campos-red), bermain melebihi ekspektasi dari saya, tampil luar biasa dan berpengaruh pada performa tim dalam pertandingan malam ini. Sebelum pertandingan, saya berpesan pada dia untuk tampil normal dan kerja keras,” kata Gomes.

Walau berstatus leguin asing, lanjut juru racik asal Brazil itu, eks amunisi Água Santa itu tidak memperlihatkan seorang pilar yang diistimewakan. Campos menyerahkan contoh dengan semangat bertarung dan berjuang selama 90 menit di lapangan.

“Dia low profile, tidak mau diistimewakan. Ini menjadi contoh pemain lokal, bagaimana fighting spirit luar biasa memberikan dampak positif untuk Kalteng Putra,” tandas Gomes.

(JR – Satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC dan Persis Solo Amankan Tiket Semifinal Liga 2 2021

Jakarta – Dua tim Liga 2 2021 sudah memastikan diri lolos ke babak semifinal. Mereka ...