Home > Berita Liga Indonesia > Latih Timnas Indonesia, Simon McMenemy Klaim Dirinya Berbeda Dengan Luis Milla

Latih Timnas Indonesia, Simon McMenemy Klaim Dirinya Berbeda Dengan Luis Milla

Jakarta – Simon McMenemy ditunjuk PSSI untuk menjadi juru racik Timnas Indonesia selama dua tahun ke depan.

Latih Timnas Indonesia, Simon McMenemy Klaim Dirinya Berbeda Dengan Luis Milla

Tugasnya tentu saja wajib memberikan prestasi kepada Merah Putih, salah satunya memetik trofi kampiun Piala AFF 2020 mendatang.

Kedatangan pelatih asal Skotlandia itu membikin masyarakat Indonesia sedikit melalaikan Luis Milla yang sebelumnya pernah menjadi arsitek Timnas Indonesia.

Mengerti, nahkoda berusia 41 tahun itu dapat dibilang juru latih berhasil lantaran ia bisa memberikan trofi kampuin Liga 1 2017 kepada Bhayangkara FC.

Sementara apa yang dihasilkan Luis Milla kepada tim Merah Putih.

Juru taktik berusia 52 tahun itu dapat dibilang tidak mempersembahkan prestasi selama kurang lebih dua tahun menangani Timnas Indonesia.

Meski begitu, masyarakat Indonesia belum bisa melalaikan kedatangan Luis Milla.

Sebab, pelatih asal Spanyol itu itu dinilai membuat perubahan pola permainan tim Merah Putih.

Mantan nahkoda Mitra Kukar itu berujar kepada awak media menuturkan bahwa ia sudah pernah berjumpa dengan Luis Milla ketika masih menjadi pelatih Bhayangkara FC.

Juru racik kelahiran Aberdeen, Britania Raya itu tetap memuji kemampuan kerja Luis Milla selama menangani Timnas Indonesia.

“Luis Milla sangat berpengalaman dan saya respek dengan apa yang telah dilakukannya,” kata Simon McMenemy.

“Beberpaa . . . . . . kali saya ketemu dengan beliau dan berbicara soal sepak bola. Tapi kami berdua pelatih yang berbeda,” ucap mantan pelatih Mitra Kukar tersebut.

Simon berniat untuk menjawab tantangan dari masyarakat Tanah Air yang mengharapkan tim Merah Putih berprestasi.

Satu tahun ini memang tidak ada cara terdekat bagi Timnas Indonesia.

Meskipun begitu, Simon eks juru latih The Guardians itu akan terus berupaya untuk lebih dekat mengenal karakter amunisi yang ia panggil.

Tujuannya cuma satu, ingin mengangkat tim Merah Putih kembali ditakuti di Asia.

“Dengan semua respek yang saya punya kepada Luis Milla, saya kenal pemain Indonesia karena sudah dua tahun di sini dan sudah juara juga,” kata Simon McMenemy.

“Saya rasa saya dengan segala keberuntungan yang ada bisa memberikan yang tuntuk timnas Indonesia,” tutuperbaik  pelatih berusia 43 tahun tersebut.

(HA – Satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC Bakal Boyong Mesut Ozil?

Jakarta – Setelah berhasil promosi ke Liga 1, RANS Cilegon FC mulai berbenah, termasuk berencana ...