Home > Berita Liga Indonesia > Jerinx SID Minta Maaf ke The Jakmania Usai Kicaukan Ini

Jerinx SID Minta Maaf ke The Jakmania Usai Kicaukan Ini

Jakarta – Drumer Superman Is Dead (SID), Jerinx mengirimkan permintaan maaf kepada pendukung klub sepak bola Indonesia Persija, The Jakmania setelah kicaunya di Twitter menimbulkan keributan yang berefek besar.

Jerinx SID Minta Maaf ke The Jakmania Usai Kicaukan Ini

Awalnya pria kelahiran Kuta, Badung itu mempertanyakan Jakarta yang begitu diagung-agungkan dengan julukan Jakarta Sentris. Kicau tersebut juga pernah mengenai ke Macan Kemayoran.

“Lama-lama jadi bingung, ibu kota Indonesia itu Jakarta atau Persija ya?,” kicau Jerinx SID, Sabtu (23/03/2019) silam, yang akhirnya dihapus.

Kicau tersebut membikin pria berusia 42 tahun itu pernah tersangkut perang cuitan dengan warganet. hingga-hingga berakibat ke pendukung klub sepak bola nasional Bali United, yaitu Semeton Dewata.

Maka Jerinx menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial Instagram pribadinya. Drummer Supermain Is Dead itu mengaku berjumpa dengan perwakilan The Jakmania di Bali.

“Semalam, bersama kawan-kawan The Jakmania yang sedang di Bali, bersua, berdialog dengan tujuan meluruskan isu di mana saya dituding memusuhi/menantang Persija/The Jakmania,” tulis Jerinx, Kamis (28/03/2019).

Lanjut Jerinx, efek dari rumor tersebut berbahaya kepada hubungan antarpendukung sepak bola, contohnya di sosmed suporter Macan Kemayoran dan pendukung Serdadu Tridatu itu mulai saling serang akibat rumor di atas.

“Selagi isu ini masih hangat, saya ingin sampaikan lagi, saya tak ada masalah dengan Persija. Statement yang saya tulis tentang Jakarta adalah sebuah kritik atas ketidakadilan,” jelas Jerinx.

Dirinya meminta kepada fans tim ibukota itu dan klub asal Pulau Dewata itu untuk melalaikan rumor tersebut. Supaya tidak salah paham dan jatuh korban jiwa akibat rivalitas antarpendukung.

Lihat postingan ini di Instagram

Jakmania dan Laskar Tridatu harus baca ini ? Semalam, bersama kawan2 The Jak yg sedang di Bali, bersua, berdialog dgn tujuan meluruskan isu di mana saya dituding memusuhi/menantang Persija/The Jak. Menurut mereka, efek dari isu tsb riskan thd hubungan antar fans bola, contohnya di socmed, fans Persija & fans Bali United mulai saling serang akibat isu di atas. Jujur saya ga nyangka efeknya akan sejauh itu. Wong saya 100% ndak hobi bola . . . . . . & ndak mengikuti budayanya. Bukan karena benci, tapi karena lebih suka olah raga perorangan spt surfing & MKT Selagi isu ini masih hangat, saya ingin sampaikan lagi, saya tak ada masalah dgn Persija. Statemen yg saya tulis ttg Jakarta adalah sebuah kritik atas ketidakadilan. Yg saya 'lawan' itu sistem & pola pikir Jakarta-sentris (sentralisasi ekonomi, politik, media, gaya hidup, fashion, musik, dll yg cenderung rugikan/mengexploitasi daerah non-Jakarta). Mungkin kawan2 The Jak ada yg terlalu emosi, buru2 mengartikan, lalu makin panas lihat reaksi saya yg dinilai 'menantang'. Kronologi saya sampai 'menantang' bisa saya jelaskan sbg berikut: 1. Saya merasa saya melawan sistem sentralisasi. 2. Saya diancam oleh orang2 yg 'mengaku' warga Jakarta. 3. Saya tantang balik karena saya (yg TAK PAHAM BUDAYA BOLA) merasa orang yg menantang saya itu setuju atau bahkan PELAKU sistem sentralisasi Tapi setelah menerima masukan kawan2 The Jak ini, demi kedamaian & sportifitas antar fans bola, saya ingin menegaskan lagi jika saya TIDAK PUNYA MASALAH dgn Persija. Pada fans Bali United & Persija saya mohon lupakan saja isu ini. Jangan sampai karena salah paham, jatuh korban jiwa. Sudah banyak korban karena rivalitas bola, tak perlu ditambah lagi. Kalau bisa jgn sampai terjadi lagi. Kasihan fans bolanya. Yg kaya raya karena bola itu pemain/pemilik club, tapi yg jadi korban selalu fans. Sbg penutup, saya minta maaf jika statemen saya beberapa hari lalu menimbulkan ketegangan antar supporter Persija – Bali United Jika ingin tanya lebih detil ttg pertemuan saya dgn kawan2 The Jak semalam, bisa kontak mereka: @febrysrizka @marten.suatan @bobby_andalan. Terima kasih, sampai jumpa di Jakarta ❤️ Kotanya Sang Juara

Sebuah kiriman dibagikan oleh JRX (@jrxsid) pada 27 Mar 2019 jam 2:19 PDT

“Sebagai penutup, saya minta maaf jika statement saya beberapa hari lalu menimbulkan ketegangan antarsuporter Persija dan Bali United,” tutup Jerinx.

(DM – Satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC dan Persis Solo Amankan Tiket Semifinal Liga 2 2021

Jakarta – Dua tim Liga 2 2021 sudah memastikan diri lolos ke babak semifinal. Mereka ...