Home > Berita Liga Indonesia > Berlaga di Piala Dunia 2022 Masih Mustahil Bagi Timnas Indonesia ?

Berlaga di Piala Dunia 2022 Masih Mustahil Bagi Timnas Indonesia ?

Jakarta – Kemenangan Timnas Indonesia atas Myanmar dengan skor 2-0 di FIFA Matchweek, Senin (25/03/2019) lalu, tampaknya memboyong berkah untuk tim Garuda.

Berlaga di Piala Dunia 2022 Masih Mustahil Bagi Timnas Indonesia ?

Hasil tersebut akan menambah pendapatan angka Indonesia di ranking FIFA meskipun diperkirakan tidak akan menjalani perubahan penting seperti saat ini di urutan ke-159.

Meski begitu, Garuda memperoleh berkah tersendiri, yaitu tanpa melalui putaran perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022, yang akan mulai, berlangsung pada 6 Juni mendatang.

Skuat besutan Simon McMenemy itu dipastikan akan langsung bermain di putaran kedua, 5 September nanti, dikarenakan telah masuk ke dalam 34 skuat posisi teratas ranking FIFA zona Asia, dengan menduduki peringkat ke-32.

Ada pun negara-negara yang bakal melakoni putaran perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022 sebab berada di bawah urutan ke-35 seperti Malaysia, Laos, Kamboja, Macau, Sri Lanka, dan Brunei Darussalam.

Meski lantas lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022, gerakan Garuda mengarah ke Qatar tidak gampang. Sejumlah 34 skuat di putaran kedua akan digabungkan dengan 6 skuat yang lolos dari putaran perdana sehingga berjumlah 40 peserta yang terbagi ke dalam delapan grup.

Pembagian grup sendiri baru akan dipilih oleh FIFA pada 17 April mendatang, sambil menunggu ranking teranyar FIFA dan hasil dari Kualifikasi Piala Dunia 2022 di putaran perdana.

Skuat Garuda yang masuk dalam pot non-unggulan, diperkirakan akan satu grup dengan skuat-skuat kuat seperti Iran, Jepang, Korea Selatan, . . . . . . Australia, Qatar, dan Uni Emirat Arab selaku penduduk pot 1.

Misal sukses menjadi salah satu klub dari delapan juara grup dan empat posisi kedua terbaik di putaran kedua, Indonesia akan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022, yang akan digelar pada September 2020.

Di tahap tersebut, posisi Garuda dapat dipandang aman. Kalau pun tidak berhasil menjadi juara grup atau menduduki urutan kedua terbaik untuk maju ke putaran keempat, Indonesia dipastikan akan langsung lolos ke putaran final Piala Asia 2023 tanpa lewat babak kualifikasi.

AFC sendiri baru akan memberitahukan tuan rumah Piala Asia 2023 pada kongres tahunan AFC di Tokyo pada 6 April mendatang. Ada dua negara yang berlomba menjadi tuan rumah, yaitu China dan Korea Selatan.

Tim besutan Simon MyMcenemy sendiri terakhir kali ikut serta di putaran final Piala Asia sekitar 12 tahun silam, tepatnya masa 2007 ketika menjadi salah satu tuan rumah bersama tiga negara Asia Tenggara lainnya, yaitu Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

(MZ – Satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC Bakal Boyong Mesut Ozil?

Jakarta – Setelah berhasil promosi ke Liga 1, RANS Cilegon FC mulai berbenah, termasuk berencana ...