Home > Berita Liga Inggris > Liverpool > Alisson Becker Beberkan Kesulitan Awal gabung Liverpool

Alisson Becker Beberkan Kesulitan Awal gabung Liverpool

Liverpool – Bahasa Inggris telah dipelajari oleh Alisson Becker sejak ia hijrah dari AS Roma pada musim panas kemarin, meski ia mengaku kesulitan memahami aksen masyarakat di Liverpool di awal kepindahannya.

Alisson Becker Beberkan Kesulitan Awal gabung Liverpool

Penjaga gawang asal Brasil itu digaet oleh pelatih Jurgen Klopp dan tak butuh waktu lama untuk menjadi pilar utama di bawah mistar, dan mengemas catatan 20 clean sheets dan hanya kemasukan 26 kali dari 39 aksinya di semua kompetisi.

Alisson membawa tim asal Merseyde itu memuncaki klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan keunggulan dua angka di depan Manchester City, yang masih menyimpan pertandingan laga lebih banyak.

Mengenai kehidupannya di Liverpool, sosok berusia 26 tahun itu merasa nyaman kini mencoba untuk membiasakan diri dengan aksen warga setempat.

“Saya mengikuti kursus bahasa Inggris. Salah satu tantangan terberat yang saya alami di awal adalah terbiasa dengan aksen yang ada, bukan cuma aksen Britania Raya, tapi juga aksen Liverpool,” kata Alisson kepada Liverpool FC magazine (26/03/2019). “Tapi saya bisa mengatasi itu. Saya bisa memahami orang-orang dan saya bisa berkomunikasi dengan rekan setim saya, yang mana itu sangat penting.”

“Ketika saya datang ke sini, saya merasa semua orang sangat penting buat saya, bukan cuma para pemain yang dari Brasil. Tentunya Roberto Firmino sudah di sini dan kemudian Fabinho tiba di waktu yang . . . . . . hampir bersamaan dengan saya.”

“Semua pemain itu penting, baik itu mereka pemain lokal dari Britania Raya atau pemain dari luar negeri. Saya mengagumi kekuatan yang kami miliki sebagai tim dan kualitas dari tiap individu, namun yang terpenting bagi saya adalah semangat timnya.”

“Terlepas itu semua, saya merasa seperti di rumah sendiri. Rumah adalah tempat di mana hati tertambat dan ada keluarga di sana. Keluarga saya di sini, putri dan istri saya tinggal di sini dan orang tua saya datang ketika mereka punya waktu.”

“Saudara saya tinggal di Portugal, yang mana tidak terlalu jauh, dan datang ketika dia bisa. Itu membantu saya ketika saya merindukan mereka. Ketika saya memikirkan Brasil, saya sangat merindukannya namun saya merasa diterima di sini dan saya merasa seperti di rumah sendiri.”

“Tim ini menerima saya dengan sangat baik. Fans juga sudah sangat baik, jadi saya sangat bahagia di sini di Liverpool.” pungkasnya. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

Legenda Liverpool Sebut Sikap Romelu Lukaku Bisa Merusak Skuad Chelsea

Liverpool – Legenda Liverpool, Graeme Souness, menyebutkan bahwa sikap yang ditunjukkan Romelu Lukaku bisa merusak ...