Home > Berita Liga Indonesia > Segera Ganti Homebase ke Bantul, PS TIRA Lakukan Beberapa Uji Coba

Segera Ganti Homebase ke Bantul, PS TIRA Lakukan Beberapa Uji Coba

Bogor – PS TNI Rakyat (Tira) akan segera berganti homebase dari Bogor ke Jogjakarta. Seluruh skuad dan tim ofisial direncanakan berangkat ke Jogjakarta pada 6 Maret.

Segera Ganti Homebase ke Bantul, PS TIRA Lakukan Beberapa Uji Coba

Hari selanjutnya tim yang akan ber-homebase di Stadion Sultan Agung Bantul akan melakukan launching tim. Sebagai bagian dari rangkaian launching tim, skuad yang berkompetisi di Liga 1 itu juga rencananya akan mengajak uji coba beberapa tim di Kota Gudeg ini.

Media Officer PS Tira, Nandang Permana mengatakan serangkaian uji coba sudah direncanakannya sesampai di Jogja. “Melawan PSS Sleman, PSMS Medan, Bantul Selection (sekaligus launching tim), PSIM, dan PSIS,” katanya, Sabtu (3/3.2018).

Dikatakan Nandang, skuad PS Tira saat ini masih dalam masa latihan dan trial. Pada 5 Maret nanti dilakukan tes kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Selain muka-muka lama, juga ada sejumlah wajah baru di skuad PS Tira saat ini. Salah satunya adalah Gustavo Lopez.
“Semua . . . . . . pemain ikut (ke Jogja), termasuk Gustavo Lopez yang sedang trial,” imbuh Nandang.

Baca juga: Persebaya Targetkan Menangkan Peringkat Ketiga

Manajer PS Tira, Mayjen Rudy Yulianto menambahkan gelandang asal Argentina tersebut kemungkinan akan segera dikontrak. Meski usianya yang saat ini sudah 34 tahun, namun pemain yang pernah merumput bersama Arema Malang itu masih diyakini bisa berguna untuk membantu PS Tira bersaing di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.

“Kemungkinan untuk Gustavo peluangnya sangat besar, sepertinya bakal dikontrak. Manajemen sedang mempersiapkan semuanya. Kualitasnya bagus sekali. Hal itu bisa dilihat saat tim melaksanakan uji coba,” katanya dalam keterangan tertulis.

x

Check Also

Dianggap Kalah WO Lawan Persis Solo, PSG Pati Ajukan Banding

Jakarta – PSG Pati mengajukan banding atas putusan Komisi Displin PSSI yang memutuskan Java Army ...