Home > Berita Liga Indonesia > Inilah Alasan PT LIB Hapuskan Marquee Player di Liga 1 2018

Inilah Alasan PT LIB Hapuskan Marquee Player di Liga 1 2018

Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) memastikan jika regulasi mengenai marquee player resmi ditiadakan untuk kompetisi musim 2018. Keputusan itu diambil demi meningkatkan kualitas para pemain dari Indonesia, khususnya pemain muda.

PT LIB Bakal Tutup Pendaftaran Pemain Liga 1 pada Akhir Bulan

PT. LIB

Direktur PT LIB, Berlinton Siahaan mengatakan, aturan marquee player pada musim lalu diterapkan supaya nilai jual Liga 1 dan klub terdongkrak.

”Itu sudah kesepakatan. Kalau kemarin itu kan memang untuk bisa lebih menarik. Tapi akhirnya sekarang itu karena untuk meningkatkan pemain-pemain dari Indonesia, ya kami batasi pemain asing,” kata Berlinton kepada awak media di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, kemarin (15/3).

Pada Liga 1 2017, setiap klub diperbolehkan menggunakan jasa empat pemain asing dengan rincian, dua pemain non anggota AFC, satu pemain dari negara anggota AFC, dan satu lagi marquee player. Sementara tahun ini regulasi kembali menjadi 3 pemain non anggota AFC dan 1 dari negara anggota AFC.

Marquee player adalah pemain . . . . . . yang pernah main di tiga Piala Dunia edisi terakhir (2006, 2010, dan 2014).

Baca juga: Inilah Harapan Bobby Satria Bersama Persib Bandung

Selain itu, pemain yang masuk kategori marquee player adalah yang pernah merumput di enam liga top Eropa (Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis, dan Portugal).

Para pemain yang masuk kategori marquee player musim 2017 di antaranya Michael Essien (Persib Bandung), Didier Zokora (Semen Padang), Shane Smeltz (Borneo FC), Peter Odemwingie (Madura United), Mohammed Sissoko (Mitra Kukar), Nick van der Velden (Bali United), Paulo Sergio (Bhayangkara FC), dan Bruno Lopes (Persija Jakarta). (Siti Rahma – satupedia.com)

x

Check Also

Seri 3 BRI Liga 1 2021/22 Batal Digelar di Jawa Timur

Jakarta – PT Liga Indonesa Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia memastikan ...