Home > Berita Liga Indonesia > MU Bakal Seret Masalah Kontrak Odemwingie Ke FIFA

MU Bakal Seret Masalah Kontrak Odemwingie Ke FIFA

Jakarta – Manajer Madura United, Haruna Soemitro menegaskan bahwa pihaknya bakal menyeret masalah kontrak dengan Peter Odemwingie ke FIFA. Pasalnya Madura United merasa telah dibohongi oleh Odemwingie.

MU Bakal Seret Masalah Kontrak Odemwingie Ke FIFA

Haruna Soemitro juga menyatakan bahwa Madura United telah memberikan uang muka sebesar Rp 3 Miliar kepada Peter Odemwingie. Dana tersebut diberikakn kepada Odemwingie agar sang pemain tersebut bisa bertahan sampai musim 2018.

Apalagi, Odemwingie juga sudah membubukan tanda tangannya di dalam surat kontrak yang memiliki tambahan durasi selama satu musim bersama Madura United. Bahkan hingga saat ini, Odemwingie belum juga nampak di skuat Madura. United

Baca juga : Perhatian Sang Pacar Untuk Saddil Meski Gagal di Piala Presiden 2018

Haruna sempat menjelaskan bahwa Odemwingie telah memilih untuk tidak melanjutkan kontraknya bersama Madura United. Haruna juga mengatakan bahwa Madura United telah memberikan sebuah surat teguran kepada Odemwingie agar segera bergabung dengan tim berjuluk Laskar Sape Kerap.

Saat mendengar kabar yang menyebutakan bahwa Odemwingie meminta bantuan keada sebuah lembaga hukum di London, Haruna pun dibuat kaget olehnya . Bantuan tersebut untuk meminta sebuah somasi uang sisa dan juga surat terminasi dari Madura United.

”Jadi, kami langsung bereaksi dengan somasi dan surat terminasi yang diminta Odemwingie kepada Madura United,” kata Haruna di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

Odemwingie juga sudah mengirimkan surat kepada manajemen Madura United yang berisikan terkait pembayaran durasi kontrak yang masih dimilikinya selama satu musim.

Ada tiga poin yang diucapkan oleh Odemwingie kepada Madura Unitd. Haruna menjelaskan bahwa poin pertama itu, Odemwingie merasa Madura United lalai untuk membayar sisa uang muka sebesar 65 ribu dollar atau sekitar Rp 870 juta.

Jika Madura United masih menginginkan jasa Odemwingie, maka mereka harus membayar uang . . . . . . lagi sebesar 125 ribu dollar atau Rp 1,6 miliar. Jumlah tersebut sudah termasuk denda lima persen perhari yang diklaim oleh Odemwingie.

”Opsi kedua bisa tidak membayar penalti itu jika Madura Unitedharus mengeluarkan surat terminasi,” tutur Haruna.

”Tetapi, Madura United tetap dibebankan uang sebesar 85 ribu dollar atau sekitar Rp 1,1 miliar,” katanya.

Selanjutnya, Haruna menerangkan bahwa pilihan ketiga dari Odemwingie adalah : “Opsi ketiga itu, Madura United tidak bebas penalti kalau Odemwingie sudah mendapatkan klub sampai 25 Januari 2018,” tutur Haruna.

”Tetapi setelah dua sampai tiga hari berikutnya, perjanjian Odemwingie mengirim surat lagi untuk dibatalkan kontraknya.”

Haruna pun menganggap bahwa sikap dari Odemwingie itu tidak profesional. Dengan demikian, Madura United akan menunjuk dua konsultan hukum yang bernama Umar Husain agar mengurus urusan pidana per Rabu (31/1/2018). Sementara satu pengacara lain diberikan tugas untuk menggugat Odemwinge melalui jalur FIFA.

”Kami bereaksi terhadap sikap Odemwingie yang tidak profesional dan lalai,” kata Haruna.

”Kepada FIFA, kami juga sudah menunjuk salah satu konsultan hukum yang punya kompetensi. Kami mulai hari ini akan ofensif untuk memperjuangkan hak dari klub,” tuturnya.

Haruna juga menjelaskan kesalahan Odemwingie : ”Kami tidak pernah lalai untuk membayar. Bahkan untuk 2018, kami sudah advance yang kalau dirupiahkan sekitar Rp 3 miliar,” ucap Haruna mengakhiri.

(Okto – Satupedia.com)

x

Check Also

RANS Cilegon FC Lolos ke Liga 1, Gading Marten Tantang Raffi Ahmad

Jakarta – RANS Cilegon FC berhasil promosi ke Liga 1 setelah sukses mengalahkan PSIM Yogyakarta ...