Home > Berita Bola > Tekad Pelatih Borneo FC Usai Kecolongan Dari Sriwijaya FC

Tekad Pelatih Borneo FC Usai Kecolongan Dari Sriwijaya FC

Samarinda – Borneo FC sudah gagal untuk mempertahankan rekor kemenangan tanpa kalah di laga kandang setelah kalah 0-1 dari Sriwijaya FC, Sabtu (5/8/2017).

Pelatih BAru PBFC Berharap Fuel Tima Saat Hadapi Persija

Ricky

Pelatih Ricky Nelson sendiri dikabarkan akan berusaha mengembalikan timnya di jalur positif. Kekalahan tersebut sudah mencoreng rekor terbaik Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, selama putara pertama Liga 1, Borneo berhasil mengamankan tujuh laga kandang tanpa kekalahan. Dengan hasil buruk itu pun membuat Pesut Etam(julukan Borneo FC) terjerembab di papan bawah klasemen, yaitu di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan raihan 24 poin.

Nelson mengaku, dirinya akan bertanggung jawab atas performa buruk timnya. Dia berjanji akan memberikan kemenangan saat menjamu PS TNI, Minggu (13/8/2017), dan laga tandang lainnya.

Baca juga : Kekalahan PS TNI Dari Persib Disebabkan Krisisnya Pemain

“Saya bertanggung jawab dari kekalahan itu. Hasil ini membuat kami tertekan. Namun, saya percaya tekanan itu akan membuat perfoma kami menjadi lebih baik. Kami akan berusaha untuk memenangi laga selanjutnya sebagai pengganti poin kekalahan dari Sriwijaya FC,” . . . . . . kata Nelson di situs resmi klub.

Nelson membantah salah satu faktor kekalahan timnya, karena dia memainkan dua pemain debutan, yaitu Jefri Kurniawan dan Dinan Javier.

Menurut Nelson, beberapa pemain seperti Dinan dan Jefri sudah siap tampil dan menunjukkan progres yang baik saat latihan.

“Saya harus mencoba memainkan Dinan dan Jefri untuk mengetahui sejauh apa penampilan mereka bersama tim. Menurut saya, hasilnya cukup bagus. Di babak pertama kami punya peluang mencetak gol. Namun, serangan balik yang dilakukan Sriwijaya FC cukup berbahaya. Mereka akhirnya bisa mencetak gol dari Alberto Goncalves di menit ke-89,” ujar Nelson.

Untuk memaksimalkan performa Ponaryo Astaman dan kawan-kawan, pelatih berusia 37 tahun tersebut akan membenahi penyelesaian akhir tim.

(Reno – satupedia.com)

x

Check Also

Tabarez Akhirnya Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Uruguay Usai 15 Tahun Masa Baktinya

Jakarta – Pelatih Timnas Uruguay akhirnya mengakhiri masa kepelatihannya yang sudah berjalan selama 15 tahun.Tabarez ...