Home > Berita Liga Indonesia > Sekjen PSSI Respons Tuduhan Presiden Madura United Terkait Keabsahan Wasit Asing

Sekjen PSSI Respons Tuduhan Presiden Madura United Terkait Keabsahan Wasit Asing

Jakarta – Belum lama ini, Presiden Madura United Achsanul Qosasi melayangkan tudingan bahwa wasit asing di Liga 1 tidak mengantongi Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Namun, hal tersebut segera dibantah Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI Ratu Tisha Destria. Tisha menjelaskan bahwa wasit tidak memerlukan IMTA untuk memimpin laga.

Sekjen PSSI Respons Tuduhan Presiden Madura United Terkait Keabsahan Wasit Asing

Sebagaimana diketahui, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) memutuskan memakai jasa wasit asing di putaran kedua. Hal tersebut diambil setelah beberapa wasit lokal kerap dikomplain.

Namun, keabsahan para wasit tersebut menjadi kontroversi. Achsanul Qosasimenilai mereka datang tanpa mematuhi aturan imigrasi.

“Sudah muncul masalah Wasit Asing yang ternyata hanya bermodal Visa on Arrival, imigrasi adalah Pidana. Mereka tanpa IMTA, sebagaimana disyaratkan pada pemain klub,” tulis Achsanul pada Minggu (20/8/2017).

Komplain dari Achsanul lantas mendapat respon dari Tisha. Diterangkannya, tak ada masalah . . . . . . yang membelit kehadiran wasit asing di tanah air karena mereka memakai Visa Kunjungan Usaha (VKU)

Baca juga: Persebaya Fokus Sapu Bersih Dua Laga Sisa

“VKU, nggak butuh IMTA. Mereka hanya maksimum dua pekan disini, kunjungan bisnis biasa layaknya seminar ataupun training karena fungsinya bukan kerja tetapi exchange knowledge di sini,” tutur Tisha kepada Bola.net, Minggu (20/8/2017).

“Ini sudah PSSI konsultasikan ke Pemerintah jauh-jauh hari sebelum mereka hadir,” sambungnya. (Siti Rahma – satupedia.com)

x

Check Also

Debut Perdana, Rahmad Darmawan Sukses Membawa RANS Cilegon FC Menang Atas Perserang Serang

Jakarta – Rahmad Darmawan sukses melewat debut perdananya melatih RANS Cilegon FC dengan membawa kemenangan ...