Home > Berita Liga Indonesia > Pelatih Persiba Minta Pemainnya Tak Takut Untuk Menekan Pemain Lawan

Pelatih Persiba Minta Pemainnya Tak Takut Untuk Menekan Pemain Lawan

Balikpapan – Pelatih Persiba Balikpapan Hariyadi meminta penggawanya tidak takut untuk menekan pemain Arema FC saat kedua tim saling adu kekuatan di Stadion Kanjuruhan, Jumat (18/8/2017) sore WIB.

Pelatih Persiba Minta Pemainnya Tak Takut Untuk Meneka Pemain Lawan

Pelatih Persiba Minta Pemainnya Tak Takut Untuk Meneka Pemain Lawan

Hariyadi mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pasca laga kontra Persija Jakarta, pemain dianggap kurang melakukan tekanan, sehingga tim lawan bisa bergerak leluasa. Hariyadi berharap hal ini tak terulang lagi saat tandang di Kanjuruhan.

“Catatan pertama saya, kami harus pressing mereka semaksimal mungkin. Harus pressing pemain Arema. Kami kemarin kalahnya di situ, yakni tak mem-pressing pemain lawan. Tak hanya itu saja. Kami juga memperbaiki finishing, pertahanan, dan organisasi tim.,” ungkap Hariyadi dilansir akun Facebook resmi klub.

“Arema adalah tim yang bagus. Tapi saya minta ke pemain saya harus bermain tak ada tekanan. Jadi, di lapangan itu tak ada pemain bintang seperti Crisitan Gonzales atau Hendro Siswanto.”

Baca juga : Mengintip Sesi Latihan Barcelona Jelang Leg 2 Piala Super Spanyol

Namun Persiba saat ini tidak diperkuat striker sekaligus kapten tim Marlon da Silva yang sedang menjalani pemulihan cedera. Namun Hariyadi tidak khawatir dengan kondisi itu, karena ia telah menyiapkan . . . . . . penggantinya dalam simulasi latihan.

“Dengan enggak adanya Marlon, kami tetap siap. Kami ada Sunarto, juga kan Bijahil Chalwa dan pemain lain yang kita maksimalkan. Itu hanya simulasi saja, karena kami akan mengutamakan kolektivitas tim,” ujarnya.

“Kami harus berjuang merebut poin. Tapi tentu kerja keras, dan bermain dengan hati. Kami telah perbaiki transisi dari menyerang ke bertahan.”

Sementara itu, ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persiba, Warsito, menyiapkan Stadion Batakan untuk menjamu PS TNI, Selasa (22/8/2017). Berdasarkan peninjauan lokasi kemarin, stadio tersebut dianggap sudah siap secara infrastruktur maupun fasilitas pendukung.

“Jadi tinggal tergantung pak wali kota. Kalau mengizinkan, kami menggunakan Stadion Batakan. Tapi paling lama lawan Persegres [Gresik United] kami sudah bisa gunakan. Kalau dari segi panpel tidak ada lagi yang perlu dibenahi, jauh lebih sempurna dari yang di stadion Parikesit,” beber Warsito.

(Okto – satupedia.com)

x

Check Also

Seri 3 BRI Liga 1 2021/22 Batal Digelar di Jawa Timur

Jakarta – PT Liga Indonesa Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia memastikan ...