Home > Berita Liga Indonesia > Persija Salahkan Wasit Karena Punya Rekor Buruk

Persija Salahkan Wasit Karena Punya Rekor Buruk

Jakarta – Persija Jakarta memiliki rekor yang buruk, Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, menyatakan jika hasil buruk tersebut didapat karena faktor kepemimpinan wasit.

Persija Salahkan Wasit Karena Punya Rekor Buruk

Persija Salahkan Wasit Karena Punya Rekor Buruk

Pada kompetisi Liga 1 musim 2017 ini, Persija memang punya rekor yang kurang bagus saat main di sore hari. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu hanya bisa satu menang satu kali, dan sisanya seri atau kalah.

Pada laga berikutnya, Persija akan bertandang ke markas Semen Padang. Laga itu rencananya bakal digelar pada hari Rabu (12/7/2017) pukul 15.00 WIB.

Baca juga : Lawan Semen Padang, Persija Jakarta Siapkan 19 Pemain Terbaiknya

“Kita harus lebih siap soal waktu, apalagi kita main sore. Saat lawan Persela yang paling panas. Di Lamongan benar-benar panas, dan di Gresik juga main sore kita tidak menang,” ujar Teco.

“Ini bukan faktor panas, faktor wasit yang ganggu mental dan konsentrasi pemain lawan Gresik. Besok semoga wasit pimpin bagus, fair, dan Persija juga siap . . . . . . main bagus,” sambung pelatih asal Brasil ini.

Jelang laga lawan Semen Padang, Teco menyatakan bahwa dia hanya memiliki waktu yang terbatas untuk melatih taktik bagi timnya. Dia juga menyebut Ismed Sofyan dan kawan-kawan kurang memiliki waktu istirahat yang ideal.

Namun demikian, Teco menyatakan bahwa skuat Macan Kemayoran siap untuk menghadapi laga tersebut. Namun, dia belum bisa memastikan siapa saja pemain yang akan dimainkannya nanti.

“Setelah main lawan Persipura kita punya satu kali latihan, recovery, dan pemain yang tidak main lawan Persipura latihan teknik. Kita berangkat kemarin, hari ini punya satu kali latihan untuk lihat siapa yang siap main besok,” tutupnya.

(Baharudin – satupedia.com)

x

Check Also

Dianggap Kalah WO Lawan Persis Solo, PSG Pati Ajukan Banding

Jakarta – PSG Pati mengajukan banding atas putusan Komisi Displin PSSI yang memutuskan Java Army ...