Home > Berita Liga Indonesia > Fakhri Husaini Buta Kekuatan Australia Dan Thailand

Fakhri Husaini Buta Kekuatan Australia Dan Thailand

Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini mengungkapkan dirinya sudah mempelajari kekuatan tim lawannya di Piala AFF U-15 2017. Seperti diketahui, pada laga tersebut, Indonesia U-16 bergabung di grup A bersama tuan rumah Thailand, Australia, Myanmar, Laos, dan Singapura.

Fakhri Husaini Buta Kekuatan Australia Dan Thailand

Fakhri Husaini Buta Kekuatan Australia Dan Thailand

Dari bebrapa lawan yang bakal dihadapi itu, Fakhri mengakui masih buta dengan kekuatan Australia dan tuan rumah Thailand. Meski begitu, mantan kapten timnas Indonesia ini mengatakan sudah bisa meraba gaya permainan kedua tim yang diunggulkan di grup A tersebut.

Fakhri pun cukup mendapatkan bekal dari turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 di Vietnam, beberapa waktu lalu. Pada ajang itu, mereka menghadapi Vietnam dan Myanmar yang juga sedang dipersiapkan untuk Piala AFF U-15. Selain itu, Indonesia juga pernah beruji coba dengan Singapura yang berakhir dengan kemenangan telak 4-0, 8 Juni lalu.

Baca juga : Fahmi Al Ayyubi Siap Hadapi Semen Padang

“Thailand memang kami belum pernah lihat bagaimana permainannya, tapi Vietnam dan Thailand saya rasa tidak jauh berbeda karena sesama tim Asia. Yang buta itu adalah kekuatan dari Australia. Tapi saya juga pernah membawa tim U-14 (bukan timnas) . . . . . . beberapa tahun lalu melawan tim asal Australia di Singapura,” ucap Fakhri di sela-sela kegiatan timnas U-16 di Rumah Perubahan, Kranggan, Bekasi, Minggu (2/7/2017).

“Saya yakin gambaran permainan mereka tidak jauh berbeda dengan apa yang diperlihatkan tim Australia waktu itu, meskipun saat itu bukan tim nasional,” tambahnya.

Di samping itu, mantan penggawa PKT Bontang ini juga sudah bisa memprediksi apa keunggulan yang bakal dimaksimalkan oleh Australia di Piala AFF U-15 nanti. Sehingga dia terus mengasah kelebihan yang dimiliki timnya untuk memanfaatkan celah Australia.

“Menurut saya, Australia akan memanfaatkan postur tubuh mereka yang tinggi dengan memanfaatkan kekuatan dibandingkan kecepatan. Ini yang coba kami persiapkan dan antisipasi kekuatan mereka, dan kami bisa mencuri dari aspek kecepatan yang merupakan titik kelemahan mereka. Kalau untuk Laos gaya main mereka sama dengan kita dan tak jauh berbeda,” pungkasnya.

(Baharudin – satupedia.com)

x

Check Also

Debut Perdana, Rahmad Darmawan Sukses Membawa RANS Cilegon FC Menang Atas Perserang Serang

Jakarta – Rahmad Darmawan sukses melewat debut perdananya melatih RANS Cilegon FC dengan membawa kemenangan ...