Home > Berita Bola > Proses Administrasi Pemain Asing Madura United Tuntas

Proses Administrasi Pemain Asing Madura United Tuntas

Madura – Madura United menyambut baik tuntasnya proses administrasi pemain asing mereka. Laskar Sape Kerap mengaku senang proses pengurusan IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing) dua pemain asing dan seorang pelatih mereka bisa kelar dalam waktu relatif yang singkat.

Proses Administrasi Pemain Asing Madura United Tuntas

Proses Administrasi Pemain Asing Madura United Tuntas

“Alhamdulillah, proses administrasi pemain asing Madura United yaitu Peter Odemwingie, Redouane Zerzouri dan pelatih fisik Joaquim Filho, telah tuntas,” ujar Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.

“IMTA mereka sudah sesuai peraturan yang ada,” sambungnya.

Baca juga : Timnas Indonesia Bertemu Korsel, Indra Sjafri Siap Ulang Memori 2013

Menurut AQ, sapaan karib Achsanul, Madura United sangat legah dengan tuntasnya proses ini. Pasalnya, para pemain dan pelatih, yang prosedur administrasinya telah tuntas ini, sudah sah untuk membela klubnya.

“Tidak ada kekhawatiran bagi kami untuk memainkan mereka. Termasuk ketika pertandingan tadi malam melawan Persela,” sambung AQ.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Maruli A Hasoloan mengungkapkan, hingga Sabtu (22/04) dini hari, pihaknya telah mengeluarkan Izin Mempekerjakan Pekerja Asing (IMTA) untuk 10 pemain asing  dan . . . . . . dua pelatih pada klub sepak bola peserta Liga 1.

Sepuluh pemain yang mendapat IMTA tersebut adalah: Michael Essien, Carlton Cole,  Peter Azase Odemwingie, Redouane Zerzouri, Kosuke Yamazaki, Marcio Nascimento, Jose Manuel Barbosa Elves, Bruno da Silva Lopes, Rohit Chand, Kunihiro Yamashita. Sementara, dua pelatih yang juga sudah terbit IMTA-nya adalah pelatih Persija,  Allessandro Stefano Cugurra Rodrigues dan Joaquim Ferreira Da Silva Filho.

Penerbitan 12 IMTA tersebut dilakukan hanya sehari setelah dilakukan pertemuan antara Kemenaker, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan  Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), PT Liga Indonesia Baru serta PSSI. Pertemuan tanggal 20 April 2017 tersebut dilakukan menyusul adanya temuan BOPI bahwa ada 25 pemain dan pelatih asing dari 11 klub yang belum menyelesaikan perizinan.

(Baharudi – satupedia.com)

x

Check Also

Tabarez Akhirnya Dipecat Sebagai Pelatih Timnas Uruguay Usai 15 Tahun Masa Baktinya

Jakarta – Pelatih Timnas Uruguay akhirnya mengakhiri masa kepelatihannya yang sudah berjalan selama 15 tahun.Tabarez ...