Home > Berita Bola > Persekam Metro Akhiri Pertandingan Dengan Skor Imbang Atas Lawannya PSBI Blitar

Persekam Metro Akhiri Pertandingan Dengan Skor Imbang Atas Lawannya PSBI Blitar

Malang – Persekam Metro FC harus puas mengakhiri pertandingan uji coba dengan skor imbang 1-1 dengan lawannya PSBI Blitar di stadion Kanjuruan, Malang, Sabtu (8/4/2017). gol yang di cetak Nanda Bagus membuat Metro FC unggul terlebih dahulu, tetapi PSBI mampu membalas melalui gol tunggal Lucky Ariawan.

Persekam Metro Akhiri Pertandingan Dengan Skor Imbang Atas Lawannya PSBI Blitar

Persekam Metro Akhiri Pertandingan Dengan Skor Imbang Atas Lawannya PSBI Blitar

Pelatih Metro FC Siswantoro menyatakan hasil uji coba ini bukan menjadi tujuannya. Namun, ia ingin melihat daya tahan para pemainnya setelah mendapatkan materi fisik di pemusatan latihan.

“Kami masih dalam persiapan menuju Liga 2 setelah kemarin menjalani pemusatan latihan. Saat ini memasuki tahap peningkatan kekuatan. Pemain dalam kondisi capek sehingga sejauh mana daya tahan mereka di laga ini itu yang saya lihat. Stamina memang krusial dalam sepakbola, percuma bermain bagus tapi tidak sampai 90 menit. Biasanya lawan akan menghukum di menit akhir,” ujar Siswantoro.

“Secara permainan, bisa dikatakan kami belum padu. Tidak masalah karena itu bukan fokus kami saat ini hingga kemarin. Setelah itu kami akan meningkatkan kekompakan karena banyak pemain baru di tim ini. Ada tujuh pemain dari Porprov yang punya kelahiran 1998,” tambah mantan pemain Arema itu.

Baca juga : PT LIB Bertekad Tuntaskan Penegakan Aturan KITAS Pemain Asing

Siswantoro mengakui, persiapan Metro bisa dikatakan tidak ideal, namun dia juga melihat kondisi yang sama dialami sebagian besar kontestan Liga 2. Karena itu Metro FC ingin fokus kepada diri sendiri, memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menempa tim.

“Kami menjalani persiapan yang relatif pendek, tetapi saya pikir kekuatan tim di Liga . . . . . . 2 tidak terlalu jauh. Sehingga yang terpenting adalah fokus kepada diri sendiri. Kami berusaha maksimal untuk lolos grup. Kami memang banyak pemain muda, tetapi tetap ada pemain senior yang bisa membantu tim seperti Hermawan, Firmansyah Aprilianto, hingga Catur Pamungkas,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih PSBI Feri Taufik mengungkapkan dirinya hanya ingin melihat anak asuhnya menjalani uji coba pertandingan setelah dikumpulkan dalam waktu yang begitu mepet. Dirinya tidak melihat akhir, melainkan gaya main anak asuhnya.

“Uji coba ini adalah satu level, kami ingin melihat cara main kami sendiri karena baru kali ini menjalani uji coba. Waktu dua minggu sisa memang mepet, tetapi kami sudah melakukan persiapan. Pada Rabu mendatang akan menjadi persiapan terakhir kami dengan melakukan trofeo dengan PSBK Blitar Kota dengan Perseta Tulungagung,” terangnya.

Diakuinya, berada satu grup dengan Persebaya dianggap memberatkan. Tetapi, dia tetap merasa optimistis anak asuhnya mampu lolos dari jeratan degradasi.

“Kami berada di grup yang sangat berat, ada Martapura FC, Persebaya, hingga Persepam. Kami berpikir kami hanya untuk lolos dari zona degradasi. Kami pun tidak bermasalah dengan main tengah pekan atau akhir pekan. Mungkin tim besar punya masalah soal itu, tetapi kami tidak memikirkannya. Kami ingin bermain sebaik mungkin untuk bisa menang,” tegasnya.

(Baharudin – satupedia.com)

x

Check Also

Sudah Pensiun Belum Ya ? Jika Cristiano Ronaldo Main Di Piala Dunia 2026

Jakarta – Perjalanan Portugal ke Piala Dunia 2022 Qatar akan dihadapkan dengan laga berat, mereka ...