Home > Berita Bola > Jurgen Klopp Sempat Cemas Dan Takut Tentang Kabar Yang Menimpa Dortmund

Jurgen Klopp Sempat Cemas Dan Takut Tentang Kabar Yang Menimpa Dortmund

Merseyside – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan bahwa dirinya sempat dilanda rasa cemas dan takut menyusul terjadinya ledakan yang menimpa bus skuat Borussia Dortmund.

Jurgen Klopp Sempat Cemas Dan Takut Tentang Kabar Yang Menimpa Dortmund

Jurgen Klopp

Seperti yang diberitakan kemarin, skuat Dortmund awalnya hendak berangkat ke Westfalenstadion untuk memainkan leg pertama perempat final Liga Champions melawan AS Monaco. Namun tak jauh dari hotel mereka menginap, bus yang mereka tumpangi kemudian dikejutkan oleh sebuah ledakan.

Dikabarkan oleh pihak kepolisian menyebut bahwa total ada tiga bom yang meledak saat ini. Insiden ini sendiri memakan satu korban yakni bek asal Spanyol, Marc Bartra.

Eks bek Barcelona itu mengalami luka-luka di lengan kanannya dan terpaksa harus menjalani operasi. Untungnya operasi berjalan lancar dan Bartra sudah dalam kondisi baik-baik saja.

Klopp yang pernah menangani klub tersebut selama tujuh tahun, mengaku dirinya menjadi cemas atas insiden tersebut. Sebab banyak orang dan pemain yang ia kenal berada di bus tersebut.

Baca juga : Tujuan Claudio Tapia Ke Spanyol Bukan Untuk Mencari Pelatih Baru Timnas Argentina

“Ini adalah saat yang sangat sulit bagi saya karena banyak teman-teman saya berada di bus,” ujarnya.

“Saya benar-benar . . . . . . takut dan khawatir atas keselamatan mereka. Saya sempat mengontak beberapa orang tapi saya tidak ingin mengganggu mereka dengan pertanyaan-pertanyaan konyol saya,” terangnya.

Selain itu, Klopp juga mengaku bangga terhadap para penggawa Dortmund yang tetap bisa bermain lawan Monaco meski dalam keadaan terguncang.

“Saya bisa memahami kedua belah pihak (terkait kapan waktu memainkan laga tersebut). Saya rasa semua orang akan mengerti jika mereka tidak bermain. Saya benar-benar bangga dengan bagaimana Dortmund mengatasi situasi itu. Setelah pertandingan saya melihat wajah-wajah mantan pemain saya dan melihat adanya rasa syok di mata mereka,” ujarnya.

“Untuk mengatasi hal seperti ini butuh waktu. Jika seseorang telah menawarkan orang-orang di bus apakah mereka memlih untuk memainkan laga itu atau tidak, saya yakin mereka tidak akan memilih untuk bermain,” ketusnya.

(Reno – satupedia.com)

x

Check Also

Borussia Dortmund Bidik Hakim Ziyech Karena Butuh Pengumpan Bagi Erling Haaland

London – Borussia Dortmund dikabarkan tengah membidik winger milik Chelsea, Hakim Ziyech, pada bursa transfer ...