Home > Berita Bola > Empat Klub Baru Yang di Rilis PSSI di Liga 1

Empat Klub Baru Yang di Rilis PSSI di Liga 1

Jakarta – Dari rilis yang dikeluarkan PSSI, ada empat klub muka baru yang akan mengisi kompetisi Liga 1. Mereka adalah PS TNI, PS Bhayangkara United, PS Madura United, dan PS Bali United.

Empat Klub Baru Yang di Rilis PSSI di Liga 1

Ilustrasi Logo PSSI

Kita tahu bahwa untuk sampai pada kasta tertinggi sebuah klub harus memulai proses kompetisi dari level terbawah. Lalu, dari mana datang mengisi Liga 1 oleh empat klub tersebut?

Baca Juga : Fakta Hak Siar Liga 1 dan Liga 2

Seperti yang saya sebut di atas, pada KLB di Ancol, tidak ada wakil keempat klub tersebut. Bahkan, keputusan dan hasil KLB juga tidak pernah menyebut ada empat klub pendatang baru yang bakal mengisi kompetisi strata tertinggi liga profesional.

Sebagai operator, LIB harus ketat dan tegas menyoal eksistensi dan kapasitas keempat klub tersebut sebelum melibatkan mereka di kompetisi. Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), yang bersinergi dengan PSSI, juga harus tegas ketika memverifikasi keabsahan peserta kompetisi.

BOPI memang tidak bisa menggagalkan atau menghentikan kompetisi karena itu adalah wewenang kepolisian. Namun, BOPI memiliki kewenangan dan hak penuh ketika mengeluarkan rekomendasi untuk mengatakan klub mana saja yang layak dan berhak mengikuti kompetisi, tentu setelah melalui vefikasi.

Faktor legalitas, yaitu satu dari lima aspek yang diharuskan AFC . . . . . . untuk dipenuhi oleh klub profesional, perlu disorot betul oleh BOPI. Apakah keempat klub telah memenuhi syarat legalitas ketika mengakuisisi empat klub lama, PS Raja Empat, PS Surabaya United, PS PBR Bekasi, dan PS Pusam Samarinda?

Kalau yang diakusisi hanya pembelian lisensi klub lama, maka unsur legalitas belum terpenuhi, sehingga mereka tidak layak dan tidak pantas mengikuti kompetisi. Yang harus diakusisi adalah PT klub lama karena itu yang menjadi rujukan keabsahan sebuah klub.

Saya percaya, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi akan tegas dalam memutuskan masalah ini, mengingat beliau dipercaya oleh Presiden untuk melakukan reformasi total sepak bola, dan perbaikan regulasi serta organisasi menempati posisi terdepan untuk dibenahi.

Bahkan, klub PS TNI yang dipimpin Edy, kalaupun tidak memenuhi unsur legalitas, maka Edy harus merelakannya untuk mundur dari kompetisi.

Komunitas sepak bola nasional kini menunggu keputusan Edy yang tegas dan bijak dalam mengatasi masalah empat klub tersebut.

(Sita Rahma – satupedia.com)

x

Check Also

Bersalah Terkait Kasus Pemerasan Video Seks, Karim Benzema Divonis 1 Tahun Penjara

Versailles – Hakim di Pengadilan Versailles memutuskan Karim Benzema bersalah dalam kasus pemerasan video seks ...