Home > Berita Bola > Dua pemain Borneo FC Menjadi Korban Saat Laga Melawan PS TNI

Dua pemain Borneo FC Menjadi Korban Saat Laga Melawan PS TNI

Samarinda – Pusamania Borneo FC harus membayar mahal raihan satu poin dari kandang PS TNI. Seperti diketahui, laga kedua tim yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (18/4/2017) malam, itu berakhir dengan skor imbang 2-2.

Dua pemain Borneo FC Menjadi Korban Saat Laga Melawan PS TNI

Dua pemain Borneo FC Menjadi Korban Saat Laga Melawan PS TNI

Namun ada dua pemain Borneo yang menjadi korban dengan permainan keras yang ditampilkan di laga tersebut. Helder Lobato dan Wahyudi Hamisi mengalami benturan dan cedera di kepalanya.

Baca juga : Timnas Indonesia U-22 Kembali Gelar TC

“Luka di bagian pelapis Helder (Lobato) terbuka lebar dan harus di jahit, untuk menutup lukanya itu diperlukan enam jahitan. Sedangkan Wahyudi Hamisi tadi diduga sempat alami gegar otak ringan, dia juga tadi sempat nggak ingat apa-apa, tapi alhamdulillah perlahan mulai membaik,” kata Luthfi Nanda Amary, fisioterapis Borneo seperti dikutip laman resmi klub.

Borneo sendiri menilai, permainan dan benturan keras yang terjadi di lapangan . . . . . . terus berlangsung lantaran wasit yang memimpin pertandingan tak tegas dalam mengambil keputusan. Protes keras juga kerap dilakukan pihak Borneo lantaran menganggap kepemimpinan wasit yang buruk.

“Kami menyayangkan cara wasit memimpin pertandingan, beberapa kali dia membuat keputusan keliru sehingga pemain yang akhirnya jadi korban. Kami tidak tinggal diam, kami akan laporkan segera kejadian ini,” tegas Nabil Husein Said Amin, presiden klub Borneo.

Di sisi lain, Borneo berharap dua pemainnya itu bisa segera pulih dari cedera yang didapatkan. Apalagi mereka akan bertanding kembali ke markas Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, 22 April nanti.

(Baharudin – satupoedia.com)

x

Check Also

Bocoran Pemenang Ballon d’Or 2021, Nama Lionel Messi Keluar Sebagai Pemenangnya

Jakarta – Meski pengumuman pemenang Ballon d’Or 2021 baru akan dilakukan pada 29 November, namun ...